Mohon tunggu...
Lusy Mariana Pasaribu
Lusy Mariana Pasaribu Mohon Tunggu... Dosen - ***

Memerdekakan hati sendiri itu penting!

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Kembali Kalah

5 Juli 2022   22:07 Diperbarui: 5 Juli 2022   22:11 94 26 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sumber: @kulturtava


Berupaya untuk menenun hari baru, ada saja kemalangan yang menyebabkan hal itu gagal. Kembali kalah hari ini

Di bawah ketidakberdayaan,  di tengah keterbatasan
Tersesat, atas nama rasa nyaman
Menyimpan banyak bait dan syair rahasia dalam persembunyian, itu pun atas nama penerimaan yang sebenarnya bukan

Bagaimana bisa lupa, katamu yang jelas terdengar
Kali ini pun, aku akan ingkar janji, ucapmu kemudian. Kali yang telah berulang

Mau jadi  yang seperti apa?
Sebentar A, sebentar B
Malu bersuara
Atau sebenarnya tidak keberatan memberikan ruang bagi kebimbangraguan

Kembali kalah
Hidup namun tidak sepenuhnya hidup
Mati namun masih memiliki hidup
Benar-benar penuh teka-teki

Ingin melepas dengan keyakinan penuh
Sesaat kemudian hening seketika, tak sanggup kehilangan

Self awareness mulai terlupa, mungkin sengaja melupa. Sore tadi,  mengulang kisah kemarin tanpa penolakan. Mati konyol. Diguyur hujan dan menjadi kupu-kupu tak berwarna. Merasa merdeka untuk mencintai

Tertidur dan terlelap
Tak berteduh dalam naungan yang tepat
Hanya pasrah, diam membatu dan seolah memberontak namun tidak sepenuhnya
Waktu kebodohan berkuasa
Gagal mematikan jerat rayuan
lagi, lagi dan lagi.

Sudah terlalu banyak pekarangan yang kotor, yang sengaja di tabur
Ini bukan yang pertama, kacau pun tak terkendali

Sungguh, terlalu gamang. Lesap dalam berbagai-bagai duka luka. Kesepian, kesendirian

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan