Mohon tunggu...
Lusy Mariana Pasaribu
Lusy Mariana Pasaribu Mohon Tunggu... Dosen

Setelah bertahun-tahun meninggalkan puisi, aku kembali menulis puisi sejak 01 Oktober 2018

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Bunga yang Tak Lagi Dicintai

26 Mei 2019   06:00 Diperbarui: 26 Mei 2019   06:51 0 25 11 Mohon Tunggu...
Bunga yang Tak Lagi Dicintai
Pixabay

Aku terdiam bersama air mata yang tergenggam di hati
Tertarik pada debu kegelapan sebab perlakuan dan caramu bicara berubah terhadapku, menenggelamkanku dalam jurang pikiran yang tak tentu arah

Tak ada lagi keindahan yang bergelayut di jiwaku karenamu
Hanya nada nada sendu yang mewarnai duniaku ketika mendengarkan kata katamu
Seperti bunga yang tak lagi dicintai, tak ada yang mengacuhkan
Demikian pula diriku yang tak lagi di acuhkan olehmu

Meninggalkanku seorang diri, membuatku tertusuk rasa sakit
Mungkin, kau sudah menemukan bunga yang lain dan lebih memikat hatimu
Aku terjerumus pada luka yang teramat dalam
Kepergiaanmu membuat hatiku redup dan menyusut dari kebahagiaan

Mimpiku untuk bersamamu takkan pernah menjadi nyata
Aku tak lagi memberikan makna keindahan dalam hidupmu, karena aku bukan lagi bunga harum yang kau cintai di dalam hatimu. Aku menyerah kalah untuk bisa bersama dirimu sebab kau sudah terlalu jauh dariku

Catatan: bukan puisi asmara
Lusy Mariana Pasaribu