Mohon tunggu...
Luna Septalisa
Luna Septalisa Mohon Tunggu... Long-life learner

Lahir 1 September 1994 | Perempuan Introvert | Suka membaca, menulis, dengar musik, berenang | Amatiran yang masih belajar menulis | kunjungi : https://lunaseptalisa.wordpress.com/ (blog pribadi) | email : lunasepta@yahoo.com

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup Artikel Utama

4 Cara Menanggapi Curhatan Seseorang agar Tidak Terjebak pada Toxic Positivity

23 Januari 2021   12:00 Diperbarui: 23 Januari 2021   15:46 1314 53 15 Mohon Tunggu...
Lihat foto
4 Cara Menanggapi Curhatan Seseorang agar Tidak Terjebak pada Toxic Positivity
ilustrasi toxic positivity (Sumber:thepsychologigroup.com)

Hampir semua orang pernah curhat atau dicurhati ketika seseorang mengalami masalah. Curhat kepada orang-orang terdekat, seperti keluarga, teman atau pasangan adalah salah satu cara yang sering dilakukan untuk mengurangi beban pikiran. 

Ketika curhat pada orang lain, respon apa yang biasanya Anda dapatkan? Atau, jika ada orang yang curhat kepada Anda, respon seperti apa yang biasanya Anda berikan?

Seringkali ketika kita curhat atau dicurhati seseorang, respon yang dilontarkan adalah kata-kata positif, seperti:

"Sabar ya"

"Semangat ya"

"Coba lihat sisi positifnya"

"Udah deh lupain aja"

"Yaudah deh nggak apa-apa, ntar biar Tuhan yang bales"

dan sebagainya.

Sekilas kata-kata positif seperti itu terdengar bijak dan memotivasi. Tapi tahukah Anda bahwa kata-kata tersebut sebenarnya adalah contoh dari toxic positivity

Apa Itu Toxic Positivity?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x