Mohon tunggu...
Luna Septalisa
Luna Septalisa Mohon Tunggu... Long-life learner

Lahir 1 September 1994 | Perempuan Introvert | Suka membaca, menulis, dengar musik, berenang | Amatiran yang masih belajar menulis | kunjungi : https://lunaseptalisa.wordpress.com/ (blog pribadi) | email : lunasepta@yahoo.com

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Absen

25 Oktober 2020   11:23 Diperbarui: 25 Oktober 2020   11:28 88 29 6 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi: Absen
source : nautil.us

Mengapa kau tidak hadir disaat aku lahir,
saat aku menangis,
saat pertama kali kakiku menjejak bumi,
saat aku mengenal kata-kata sederhana,
dan mengucapkannya dengan suara paling lantang,
saat aku mulai banyak bertanya,
tentang matahari yang sinarnya hilang dan berpendar
tentang wajah bulan yang berbeda setiap malam
tentang gugusan bintang yang memandu pelaut mengarungi ganasnya lautan

Mengapa kau tidak hadir disaat aku masih kanak-kanak,
saat aku mulai bisa membaca,
walaupun dengan mengeja
saat aku mulai bisa menulis,
hingga halaman-halaman habis
saat aku mulai punya teman,
kerap melewatkan sore hingga petang menjelang
kadang bertengkar
namun dengan cepat baikan

Mengapa kau tidak hadir disaat aku beranjak remaja,
serupa padma yang merekah
saat fisikku bukan lagi anak-anak,
namun belum dapat dikatakan dewasa
sebab nalar belum sempurna berkembang
saat aku mulai mengenal cinta pertama,
pada seseorang dari kelas sebelah

Aku masih mencari identitas
pada persimpangan
yang mengharuskan aku untuk memilih lurus, kiri atau kanan
namun tidak ada pilihan
untuk berbalik ke belakang

Mengapa kau tidak pernah hadir untuk menunjukkanku arah?

25/10/2020

*) absen : tidak masuk (sekolah, kerja, dan sebagainya); tidak hadir (dalam konteks puisi ini maksudnya adalah tidak hadir)

padma : bunga teratai

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x