Mohon tunggu...
Luna Septalisa
Luna Septalisa Mohon Tunggu... Long-life learner

Lahir 1 September | Perempuan Introvert | Suka membaca, menulis, dengar musik, berenang | Amatiran yang masih belajar menulis | kontak : lunasepta@yahoo.com (email) 085228648800 (WA) | kunjungi : https://lunaseptalisa.wordpress.com/ (blog pribadi)

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Memaafkan Lupa

19 Agustus 2019   08:27 Diperbarui: 19 Agustus 2019   08:30 0 9 3 Mohon Tunggu...
Puisi | Memaafkan Lupa
woman holding flower-sumber : unsplash.com

Kita hidup dalam alur maju
bukan alur mundur apalagi campuran
Kita akan selalu berhadapan dengan konflik
entah itu dengan sesama
maupun diri sendiri 

Kita memulainya dengan perkenalan yang datar
lalu kita akan menemukan titik klimaks
yang bisa saja menguras emosi dan air mata
dan seketika masuk ke antiklimaks
dimana semuanya bisa saja mereda

Jutaan episode kehidupan telah berlalu dari masa ke masa
Ada episode layaknya kisah romansa yang berbunga-bunga
Ada episode layaknya komedi yang penuh canda dan tawa
Ada episode layaknya film laga yang menegangkan dan berdebar-debar
dan ada pula episode layaknya drama tragedi yang tragis dan mengiris

Episode-episode itu terekam dalam ingatan
Meninggalkan beragam kesan
sekaligus jejak-jejak kenangan
yang tidak semuanya menyenangkan
karenanya, lupa itu dibutuhkan bahkan dimaafkan

19/08/2019

KONTEN MENARIK LAINNYA
x