Mohon tunggu...
Ida Lumangge S
Ida Lumangge S Mohon Tunggu... Buruh - IRT

Pemain!, Karena tak seorangpun dalam hidup ini yang jadi penonton.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

(RTC) Dia Bukan Pahlawan

10 November 2021   21:12 Diperbarui: 10 November 2021   21:29 109
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Paginya selalu hadir lebih awal

Mendahului sang mentari

Bahkan lelahnya belum sepenuhnya terlelap

Dia bergegas diantara lelapnya sang majikan

Bergerak lincah walau lelah masih bergelayut

Tak inginkan majikan bermuram wajah

Jika piring paginya telat terisi

Dia...mbok Sum, wanita paruh baya

Yang bergelut di tengah sulitnya untuk sekedar bertahan

Juga demi anak semata wayang

Yang diasuh oleh neneknya yang telah uzur

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun