Mohon tunggu...
luluk mukharomah
luluk mukharomah Mohon Tunggu... -

" Jangan menyesali apa yang terjadi hari ini, tapi belajarlah tidak menyesal dikemudian hari "

Selanjutnya

Tutup

Puisi

"Mata" Itu

17 Maret 2017   09:12 Diperbarui: 17 Maret 2017   22:00 491
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber: www.panduanmenggambar.com

Tak bisa dipungkiri lagi perasaan itu

Perasaan dimana dia akan siap membunuh

Tatapan mata elangnya siap menerkam

Mangsa segar yang ada di depan mata

Ketika dia telah mendapatkan target mangsanya

Kan di cabik-cabik tubuhnya

Dan membiarkannya menggeliat tak berdaya

Tatapan matannya seakan siap membunuh napi yang dihukum mati

Tak  hanya sekali

Bahkan dua kali

Dengan hanya menatapnya saja napi yang diintrogasi tak kan mampu berkata-kata lagi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun