Mohon tunggu...
Lukman Hakim Dalimunthe
Lukman Hakim Dalimunthe Mohon Tunggu... Founder Perpus Rakyat

Menulis untuk Hidup

Selanjutnya

Tutup

Politik

Isi Dokumen Pelengseran Gus Dur yang Ditulis Fuad Bawazier kepada Akbar Tanjung

18 Februari 2020   23:31 Diperbarui: 18 Februari 2020   23:42 452 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Isi Dokumen Pelengseran Gus Dur yang Ditulis Fuad Bawazier kepada Akbar Tanjung
Foto: Alif.id

Gus Dur ketika menjadi presiden Republik Indonesia mengalami duka tersendiri. Ia dilengserkan oleh antek-antek Orde Baru dan kekuatan oligarki.

Gus Dur lemah dan akhirnya tersungkur dari jabatannya. Teka-teki pelengseran Gus Dur tersebut akhirnya diketahui oleh khalayak ramai setelah dokumen pelengseran Gus Dur ditemukan oleh jurnalis muda bernama Virdika Rizky Utama.

Baca juga: Peta Kekuatan Mahasiswa-Pemuda Pendukung dan Kontra Gus Dur

Dokumen itu dikembangkan menjadi sebuah buku berjudul Menjerat Gus Dur yang diterbitkan Numedia Digital Indonesia pada akhir 2019 lalu.

Diketahui ada beberapa kelompok yang memainkan peran pelengseran Gus Dur ini. Mulai dari mahasiswa, TNI, hingga partai politik.

Pada tulisan-tulisan sebelumnya, saya telah menuliskan hal-hal yang berkaitan dengan tokoh-tokoh HMI atau KAHMI dalam pelengseran Gus Dur.

Kali ini, saya ingin mengungkapkan isi laporan penting Fuad Bawazier kepada Akbar Tanjung dalam surat (dokumen) pelengseran Gus Dur.

Seperti surat HMI biasanya, Fuad memberitahu "hormat" dan "salam" kepada Akbar Tanjung.

Kemudian ia langsung saja melaporkan perkembangan situasi di luar gedung Parlemen. Operasi pelengseran Gus Dur ini diberi nama Sekenario Semut Merah (SEMER).

Fuad Bawazier mengklaim bahwa tugasnya menggalang opini dan dukungan masyarakat luas, media, mahasiswa, ormas, pengusaha, cendikiawan, preman, dan kelompok kanan, serta masyarakat lainnya telah berjalan sesuai rencana.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN