Mohon tunggu...
Lohmenz Neinjelen
Lohmenz Neinjelen Mohon Tunggu... Bola Itu Bundar Bukan Peang

Bola Itu Bundar Bukan Peang

Selanjutnya

Tutup

Politik

Janji Jokowi Ini Tak Harus Percaya

14 Agustus 2019   20:24 Diperbarui: 16 Agustus 2019   01:12 0 2 1 Mohon Tunggu...
Janji Jokowi Ini Tak Harus Percaya
sumber gambar: pinterpolitik.com

Janji Jokowi ini berkait dengan kabinet atau pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin yang akan datang. Apakah harus percaya? Tentu saja tidak. Mengapa?

Jawaban mudahnya, ini negara bebas. Sudah 74 tahun merdeka. Di negara bebas tidak ada paksaan untuk harus percaya, dan juga tidak percaya. Cukup mengherankan jika masih ada yang belum paham hal sederhana seperti ini.

Tambah memprihatinkan, apabila mereka yang belum paham tadi tingkat pendidikannya sudah setara S1, S2, S3 (untungnya tidak ada es cendol, es campur, es lilin, dst), tapi hal yang mudah dan sederhana saja tidak tahu. Entah lulusan dari mana, atau jangan-jangan ijazahnya beli atau seperti itu.

Sekali lagi, di negara bebas tidak ada keharusan untuk percaya, dan juga tidak percaya terhadap pernyataan seorang politikus, meski politikus itu seorang pejabat.

Tak perlu ada wejangan "kebebasan yang bertanggung jawab", karena di dalam kebebasan itu memang sudah ada tanggung jawab. Makanya geli, kalau hal sederhana seperti ini saja belum paham.

Silakan percaya dengan janji jokowi ini, tidak percaya pun silakan, selama tidak melanggar undang-undang yang ada. 

Ini negara bebas, coooooy...

Menurut Jokowi, desain kabinetnya di periode kedua nanti akan diisi kalangan generasi muda. Bahkan, ada menteri muda berusia di bawah 30 tahun.

"Menteri ada yang usianya 25, di bawah 30, dan di bawah 35 tahun," ujar Jokowi seperti dikutip dari detik.com (14/8/19).

Janji Jokowi ini bersayap atau multi interpretasi. Bisa diartikan menteri muda itu ada tiga biji (maksudnya orang), tapi bisa juga lebih dari itu. Percaya? Silakan. Tidak percaya? Silakan juga. Ditambah dengan alasan mengapa percaya atau tidak percaya pun boleeeh...memangnya siapa yang larang? Ini negara bebas.

Jokowi akan mengubah nomenklatur kementerian, tapi jumlahnya tetap 34. Percaya dengan janji Jokowi ini? Silakan. Tidak percaya, jika lebih dari satu parpol "tidak berkeringat" diajak bergabung dalam kabinet, sebab jatah kursi parpol pendukung pada Pilpres 2019 lalu jadi banyak berkurang, juga boleeeh...

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x