Politik

Pilih Jokowi, Jangan Pilih yang Lain, Mengapa?

24 Desember 2017   16:37 Diperbarui: 24 Desember 2017   18:21 965 6 2
Pilih Jokowi, Jangan Pilih yang Lain, Mengapa?
Kompasiana.com


Hallo, mas broooooooo...pilih Jokowi ya!

Hadeuuuh...kutu kupret berkaki seribu sekaligus jamblang busuk dimakan kalong pagi-pagi kampanye. Ngemeng pilih Jokowi, padahal Pemilu 2019 masih lama.

Wakakakakak...aye cuma ngutip dari berita di sini, mas bro. Pilih Jokowi sekali lagi, begitu kata Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang dalam peringatan hari jadi ke-11 di Marina Convention Center Semarang, Sabtu (23/12).

Apa alasannya?

Aye bacain secara garis besar apa alasannya pilih Jokowi tadi. Simak baik-baik, jangan nguap atau ngantuk ya, mas bro!

Gak janji.

Wakakakak...emang mas bro pilih siapa sih?

Coba teruskan alasannya tadi.

Menurut Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, di bawah pemerintahan Presiden Jokowi terjadi kemajuan infrastruktur yang pesat saat ini yang berdampak pada peningkatan ekonomi secara signifikan karena transportasi dan perpindahan barang jasa pun berjalan lancar. Makanya, pilih Jokowi sekali lagi. Mantap kan, mas bro? 

Hmmm.

Ia pun mengatakan strategi Partai Hanura dalam memenangkan Jokowi pada Pemilu 2019 nanti sederhana saja, yaitu jangan paksa rakyat memilih. Biarkan hati nurani rakyat yang pilih Jokowi. Mantap kan, mas bro? Mantap dunks...man mantaaaaap!

Whoaaah...ngantuk.

Wakakakakakakak...kok ngantuk sih, mas bro? Gak percaya Presiden Jokowi sudah memajukan infrastruktur yang ada selama ini?

Kalau itu sih percaya.

Lalu, kenapa mas bro menguap tadi? 

Kepagian, taooo...hari gini udeh cuap-cuap pilih Jokowi lagi. Masih lama Pemilu 2019. Ada lagi gak yang menarik dari ucapan Ketua Umum Partai Hanura tadi?

Ia pun meminta agar kader Hanura tidak melakukan korupsi karena korupsi itu menyakiti hati rakyat. Bagaimana mungkin memperjuangkan rakyat, tapi di sisi lain  menyakiti dengan melakukan korupsi. Maka dari itu kader Partai Hanura harus anti korupsi yang merupakan kejujuran yang diharapkan oleh rakyat. Begitu katanya, mas brooooo...mantap kan?

Hua-ha-ha-ha!

Lho, kok ketawa ngakak mas bro?

Hik-hik-hik.

Jiaaaaah...dia malah ngikik.

Apa tadi, anti korupsi?

Iya, mas brooo...

Emang ada partai politik yang kader-kadernya bebas dari korupsi? Partai politik mana sih? Partai politik yang mengaku partai dakwah aja korupsi. Masih ingat kan kasus sapi?

Itu kan hanya oknum, mas bro.

Whoaaah...ngantuk.

Tapi mas bro percaya kan Presiden Jokowi gak korupsi?

Hmmm.

Jadi mas bro pilih Jokowi lagi?

Emang ada pilihan yang lebih baik?

Wakakakakakakakak...aduh, atit peyut, mas bro!