Mohon tunggu...
Livia Halim
Livia Halim Mohon Tunggu... Penulis - Surrealist

Surrealism Fiction | Nominator Kompasiana Awards 2016 Kategori Best in Fiction | surrealiv@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

Review Film-film "Plot Twist" Tahun 2018-2019

8 Maret 2019   03:32 Diperbarui: 12 Maret 2019   11:42 20110
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Bird Box adalah film garapan Netflix yang berlatar near future, seperti halnya What Happened To Monday (2017) dan serial fenomenal Black Mirror (di mana keduanya juga merupakan garapan Netflix). Seperti film-film berlatar near future lainnya, tokoh-tokoh dalam film yang digarap oleh Susanne Bier ini, masih memiliki mental yang sama dengan kita yang hidup di masa kini. Dengan kata lain, cara mereka berpikir dan bertindak masih sama seperti cara kita berpikir dan bertindak di zona waktu ini.

Hal ini terlihat dari cara mereka merespon ketika menghadapi hal-hal yang tak biasa. Karenanya, film-film near future seperti ini cenderung sangat "manusiawi" mengingat pemikiran tokoh-tokoh yang masih sangat relevan dengan pemikiran kita (bandingkan dengan cara berpikir dan bertindak tokoh-tokoh dalam film-film yang berlatar sangat futuristik seperti tokoh-tokoh Neo Seoul pada tahun 2144 dalam film Cloud Atlas (2012)). 

Menariknya, selain berlatar near future, Birdbox juga berlatar post-apocalyptic (era waktu setelah kiamat). Selain itu, meski dalam IMDb.com, film ini bergenre drama, horror, sci-fi, namun saya pribadi merasa film ini lebih kuat di fantasy dan thriller. 

Menurut saya, film yang mendapatkan penghargaan AARP Movies for Grownups Awards (pada tahun 2019) ini sangat menarik dari awal hingga pertengahan, namun saya sedikit kecewa di akhir film. Bagian yang paling saya sukai dari film ini adalah adanya unsur survival (seperti dalam film Sanctum (2011), Life (2017) dan lain-lain), yaitu ketika Malorie dan beberapa orang yang selamat mencoba bertahan hidup di dalam satu rumah. Twist-nya sendiri hanya ada satu, dan bukan di akhir film melainkan di masa-masa survival ini.

Film ini sama sekali tidak membosankan dari awal hingga menuju akhir. Seperti film-film yang saya sukai lainnya, film ini terkesan dark (bukan hanya dari nuansa, namun juga dari segi plot). Selain itu, karena diangkat dari sebuah novel berjudul sama (karya Josh Malerman), film ini memiliki plot yang detil. Yang juga menarik dari film ini adalah tidak diperlihatkannya sosok monster yang menerror dunia, sehingga memberikan kesan misterius. Saya rasa keputusan untuk membiarkan monster ini menjadi sosok yang free-interpreted adalah keputusan yang patut diacungi jempol.

Ketika sampai di adegan akhir dari film ini, saya merasa ada yang salah, ada perbedaan vibe yang mencolok antara jalan cerita (dan tentunya jalan pemikiran si penulis naskah) pada adegan-adegan awal hingga tengah dan adegan akhir ini. Setelah saya cek berbagai artikel, rupanya ada sedikit pengubahan ending sehingga ending film agak berbeda dengan ending pada novel. 

Saya sangat menyayangkan hal ini, namun positifnya, pengubahan ini mungkin dapat menjadi "kejutan" kecil bagi mereka yang sudah membaca novelnya, karena dalam film ini mereka akan disuguhkan sepenggal kisah yang berbeda dengan ketika mereka membaca novel Bird Box. Biar begitu, saya pribadi kurang suka jika ada film yang diangkat dari novel, namun tidak mengacu persis pada novel, namun hal ini kembali lagi pada preferensi masing-masing.

Terlepas dari sedikit kekecewaan saya pada ending film ini, Birdbox tetaplah sebuah film yang sangat bagus. Selain semua kelebihan yang sudah saya jelaskan di atas, film ini juga banyak memberikan kepada penonton pelajaran hidup mengenai kepercayaan.

3. Escape Room (2019)

IMDb.com
IMDb.com
Plot

Enam orang yang tidak saling mengenal dengan latar belakang yang berbeda-beda (Taylor Russell, Logan Miller, Tyler Labine, Jay Ellis, Deborah Ann Woll, dan Nik Dodani) suatu hari mendapatkan undangan untuk datang ke sebuah gedung permainan escape room.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun