Mohon tunggu...
Lius tedju
Lius tedju Mohon Tunggu... Editor - Admin

#YNWA

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Covid-19 adalah Krisis Terburuk Setelah Perang Dunia II

1 April 2020   23:19 Diperbarui: 1 April 2020   23:20 711
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dalam periode yang cukup singkat antara 1939-1945, kerugian yang dialami akibat PD II tidaklah sedikit. Puluhan ribu orang merenggangkan nyawanya.

Sama halnya dengan kemunculan covid-19, jika tidak segera diatasi maka diprediksi dampaknya kurang lebih sama dengan PD II. Hal ini menjadi perhatian sekaligus kekuatiran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Berbicara di markas PBB di New York pada peluncuran laporan tentang dampak potensial sosial ekonomi dari wabah itu, Guterres mengatakan: "Penyakit coronavirus disease (covid-19) menyerang masyarakat pada intinya, merenggut nyawa dan mata pencaharian masyarakat".

Peringatannya datang di tengah prediksi mengerikan tentang kemungkinan dampak ekonomi dari langkah-langkah yang diberlakukan untuk memerangi virus.

Negara-negara di seluruh dunia telah memberlakukan serangkaian langkah, seperti karantina isolasi dan Lockdown guna memperlambat penyebaran virus.

Jumlah kasus yang dikonfirmasi di seluruh dunia sekarang mendekati 860.000, dengan lebih dari 42.000 kematian. Angka ini diprediksi bertambah banyak jika dilihat dari grafik peningkatan kasus dan kematian kasus perharinya.

Negara-negara yang begitu perkasa di PD II seperti Amerika Serikat saja di knock-out oleh Covid-19. Hingga malam ini, AS mencatatkan kasus tertinggi di dunia dengan total kasus hampir 190.000 kasus positif.

Universitas Johns Hopkins mengatakan 865 orang telah tewas dalam 24 jam terakhir di AS dan lebih dari 190.000 orang di negara itu telah terinfeksi. Secara total 4.056 meninggal dunia.

Sementara itu, Inggris, Italia , Spanyol , Prancis , dan Rusia  mencatat angka kematian harian tertinggi dari Covid-19 . Kematian di Inggris naik 381 menjadi 1.789, peningkatan 27 persen sehari-hari.

Sementara itu, Spanyol, nomor dua setelah Italia dalam jumlah kematian yang tercatat, telah melihat 849 kematian dalam 24 jam terakhir - jumlah tertinggi dalam satu hari.

Negara dengan kasus kematian tertinggi di dunia akibat covid-19. The Spector index
Negara dengan kasus kematian tertinggi di dunia akibat covid-19. The Spector index

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun