Mohon tunggu...
Lius tedju
Lius tedju Mohon Tunggu... Fb : Lius Tedju Ig : @liustedju Twitter :@liustedju Email : tedjujulius@gmail.com

#YNWA

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Klopp: "Penanganan Corona Lebih Penting Daripada Sepakbola"

14 Maret 2020   10:31 Diperbarui: 14 Maret 2020   10:30 120 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Klopp: "Penanganan Corona Lebih Penting Daripada Sepakbola"
Sumber gambar : @AnfieldTruth

"I’ve said before that football always seems the most important of the least important things. Today, football and football matches really aren’t important at all" - Jurgen Klopp

Peluang Liverpool juara musim sangatlah besar. Keunggulan 25 poin dari peringkat kedua dengan 9 laga sisa hampir mustahil untuk dikejar oleh pesaing terdekat, Manchester City. 

Menjauh dari para pesaing, tiba-tiba Virus Corona datang menyerang persiapan pesta Liverpool yang mana bisa menjadi batu sandungan bagi klub kota pelabuhan Inggris ini. Status juara Liverpool digantung setidaknya hingga bulan depan dan akan terus ditinjau. 


Otoritas Premier League, FA dan EFL sepakat untuk menunda gelaran Liga hingga 4 april mendatang. Keputusan diambil setelah melakukan rapat darurat terkait virus Corona yang penyebaran makin meluas di Inggris.

Tercatat pagi ini menurut situs worldometers, 798 orang dinyatakan positif mengidap virus Corona, dimana 208 merupakan kasus baru. Padahal kasus positif virus Corona di Inggris 2 minggu lalu baru sekitar 5 kasus. Angka ini naik drastis hampir 400% dengan total meninggal sebanyak 11 kasus.

Sumber data : worldometers.info
Sumber data : worldometers.info

Kasus Corona di Inggris membutuhkan perhatian ekstra pasalnya Mentri kesehatan Inggris, Nadine Dorries, dinyatakan positif virus Corona.

Khusus dalam dunia sepakbola, Pelatih Arsenal Mikel Arteta dinyatakan positif virus Corona begitu juga dengan pemain Chelsea Callum Hudson Odoi. Selain itu, 3 pemain Leicester City juga terindikasi gejala awal virus Corona. Everton, Bournemouth, Westham dan Brighton and Hove Albion juga sudah melakukan isolasi dan karantina kepada pemain dan staf mereka. Seluruh pemain dan staf akan dikarantina selama 15 lari kedepan.

Meski otoritas Liga sudah mengetok palu dengan menunda gelaran Liga hingga 4 april mendatang, namun situasi dapat berubah sewaktu-waktu tergantung situasi terkini dari dampak Virus Corona. Kekuatiran terus berlanjut karena tidak ada yang menjamin penyebaran Virus Corona dapat di stop hingga tenggat waktu yang telah ditetapkan. Siapa yang mau menjaga keselamatan para pelaku sepakbola dan keluarganya?

Seperti dilansir Sportsmail , klub-klub Liga Premier bahkan mungkin menolak untuk bermain  ketika musim akan dimulai lagi bulan depan karena kekhawatiran yang meluas tentang kebugaran pemain mereka dan integritas kompetisi.

Secara eksekutif di beberapa klub Liga Premier telah menandai sejumlah masalah, yang mereka katakan mungkin cukup untuk mencegah sepak bola kembali bulan depan. Kekhawatiran ini meliputi:

- Resiko lebih banyak pemain tertular virus corona selama penutupan karena tujuh klub telah terindikasi terinfeksi - Arsenal, Chelsea, Leicester City, Bournemouth, Manchester City, West Ham, Brighton dan Everton.

- Perlunya melindungi integritas kompetisi dengan memastikan bahwa semua klub kembali beraksi pada saat yang sama, hal yang tidak mungkin karena diprediksi akan ada lebih banyak kasus positif Corona selama tiga minggu ke depan.

- Fakta bahwa ada 69 pemain Liga Primer yang kontraknya akan berakhir pada 30 Juni, yang mana menimbulkan masalah lebih lanjut tentang integritas olahraga jika mereka telah menandatangani kesepakatan untuk pindah ke klub lain.

Masalah selanjutnya adalah membahas Liga Champions. Kompetisi itu sendiri berada di bawah yurisdiksi UEFA, meskipun langkah-langkah harus diberlakukan untuk menentukan proses kualifikasi untuk edisi berikutnya.

Gagasan yang dilaporkan menyarankan masing-masing wakil Inggris yang lolos ke turnamen musim ini akan mempertahankan posisi mereka musim depan, sementara Leicester City, Manchester United dan Wolves - masih berjuang untuk lolos ke Liga Champions.

Banyak pihak lebih menginginkan agar Liga sebaiknya di stop saja dengan alasan kemanusiaan termasuk Ketua FA Greg Clarke secara pribadi mengatakan kepada pimpinan Liga Premier dalam rapat darurat kemarin bahwa ia yakin Liga domestik tidak akan selesai karena wabah corona yang makin meluas.

Olahraga khususnya Sepakbola tidak lagi penting saat ini. Pelatih Liverpool, Juergen Klopp mendukung apapun keputusan yang telah dibuat oleh otoritas Liga.

Sumber gambar : Sporf
Sumber gambar : Sporf


"Saya sudah mengatakan sebelumnya bahwa sepakbola selalu tampak sebagai yang terpenting dari hal yang paling tidak penting. Hari ini, pertandingan sepak bola dan sepak bola benar-benar tidak penting sama sekali.

Tentu saja, kami tidak ingin bermain di depan stadion yang kosong dan kami tidak ingin pertandingan atau kompetisi dihentikan, tetapi jika melakukannya membantu satu orang tetap sehat - hanya satu - kami akan melakukannya tanpa mempertanyakan.

Jika itu pilihan antara sepak bola dan kebaikan masyarakat luas, tentunya itu tidak perlu ditanyakan. Sungguh, tidak perlu". Ungkap Klopp yang dilansir dari laman resmi klub.

Solusi Lanjutan Untuk Sisa Musim

Solusi lanjutan perlu dicari dan disepakati bersama jika keadaan makin memburuk. Dilansir dari salah satu media ternama Inggris, Telegraph, Liverpool akan tetapi dinobatkan sebagai juara meskipun Liga di stop atau dihentikan musim ini. Tidak ada aturan yang mengikat mengenai juara ditentukan berdasarkan posisi klasemen sementara namun dengan pertimbangan keunggulan 25 poin dari pesaing terdekat menjadi alasan kuat.

Perjanjian harus dibuat di seluruh liga (Premier League dan EFL), bersama dengan badan sepak bola yang mengatur, agar proposal ini di-stempel.

Adapun perjanjian yang akan dibuat sebagai berikut :

1. Tidak ada status juara dan degradasi jika Liga di stop dan tidak dilanjutkan lagi.

2. 2 tim teratas dari divisi championship akan promosi langsung ke Premier League musim depan.

3. Peserta Premier League akan diperbanyak menjadi 22 tim (20 tim Premier League + 2 tim promosi.

4. 5 tim terbawah akan degradasi musim depan guna mengembalikan format seperti semula. 17 tim teratas akan bertahan.

Khusus untuk poin pertama, status juara akan tetap diberikan kepada Liverpool dengan pertimbangan jarak poin yang begitu jauh dengan Manchester City diperingkat kedua.

Tentu hal ini membawa angin segar ditengah ketidakpastian musim ini. Terlepas dari virus Corona, Liverpool memang sangat layak juara musim ini sekaligus membuka keran Trofi Liga yang sudah mampet dalam 30 tahun terakhir.

Sekalipun nanti batal juara, Liverpool dan pendukungnya harus legowo seperti kata Jurgen Klopp "sepakbola tidak lagi penting saat ini. Ada hal yang lebih penting yaitu keselamatan setiap orang". 

Sumber : Sportsmole,Liverpool, Premier League, Telegraph. 

Sumber data : Worldometers

VIDEO PILIHAN