Mohon tunggu...
Listhia H. Rahman
Listhia H. Rahman Mohon Tunggu... Ahli Gizi yang sedang Melanjutkan Studi

❤ Student at Postgraduate Program of Public Health (Nutrition), Faculty of Medicine, Universitas Gadjah Mada ❤ Bachelor of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Diponegoro University ❤ "Kalau tidak membaca, bisa menulis apa" ❤ listhiahr@gmail.com❤

Selanjutnya

Tutup

Sehatdangaya Artikel Utama

Punya Keluhan Ini Selama Puasa? Ternyata Salah Kita Sendiri

27 Mei 2019   11:03 Diperbarui: 29 Mei 2019   13:15 0 11 4 Mohon Tunggu...
Punya Keluhan Ini Selama Puasa? Ternyata Salah Kita Sendiri
ilustrasi | https://www.shape.com

Rasanya baru kemarin hari pertama puasa, ternyata sudah memasuki 10 hari terakhir saja. Lalu, tiba-tiba sebentar lagi lebaran sudah menanti di depan mata. Bagaimana sejauh ini puasanya, membuat baik-baik saja atau malah sebaliknya?

Ya, puasa seharusnya membuat kamu menjadi lebih baik apalagi dari sisi kesehatan. Sebab selama puasa kita bisa memberi waktu tubuh terutama pencernaan untuk tidak bekerja sekeras biasanya, jadi punya waktu istirahat. Asalkan saat diperbolehkan untuk makan masih bisa mengendalikan, tidak lalu balas dendam. Kalau yang terjadi justru makan jadi lebih ya sama saja. Jadi timbul masalah yang tidak dikehendaki.

Ada banyak masalah kesehatan yang bisa timbul karena ulah kita, kesalahan dalam merubah gaya hidup selama puasa  seperti dalam pola makan. Lebih khusus lagi soal waktu, jenis dan jumlah asupannya. Masalah yang timbul mulai dari kembung, sembelit, sakit kepala dan masalah klinis lainnya seperti berpengaruh juga pada tidur. Duh.

Melihat Penelitian yang Sudah Dilakukan
Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2016 dengan judul "Nutritional Education Needs in Relation to Ramadan Fasting and Its Complications in Tehran, Iran" menjadi salah satu penemuan menarik karena salah satu bahasannya adalah mengenai komplikasi selama bulan puasa.

Hasil dari penelitian tersebut mengatakan bahwa kualitas tidur menurun, komplikasi gastrointestinal (berkaitan dengan pencernaan seperti haus, lapar, kembung, begah/perut terasa penuh, sembelit, mulas, lemah) dan sakit kepala meningkat pada subjek puasa.

Dalam peneltian yang serupa juga pernah dilaporkan bahwa komplikasi gastrointestinal terjadi pada 58.4% atau bisa dikatakan 1 dari 2 orang yang berpuasa akan mengalami komplikasi gastrointestinal. Di mana pada penelitian tersebut diketahui kembung dan rasa kenyang yang tidak nyaman (heaviness) di posisi teratas yaitu sebesar 19.9 persen dan diare di posisi terendah yaitu sebesar 0.06 persen.

Begitupula diketahui bahwa asupan kalori, karbohidrat, lemak, dan protein tinggi dalam diet selama Ramadan dikaitkan dengan beberapa komplikasi pencernaan dan kualitas tidur. Kok bisa ya?

Inilah Beberapa Kesalahan yang ditemukan pada Penelitian yang Juga Sering Kita Abaikan
Masih dalam penelitian yang sama. Dalam penelitian tersebut juga menemukan bahwa  asupan serat kurang dari 10gram/hari dikaitkan dengan peningkatan rasa haus dan lapar. Oleh sebab itu, rekomendasi konsumsi serat dianjurkan terutama saat sahur untuk mencegah rasa lapar dan haus seharian. Selain kurang serat, makanan tinggi lemak, yang digoreng, makanan asin dan pedas ketika sahur juga bisa memicu rasa haus.

Saat sahur kira-kira kita butuh 30% saja dari kebutuhan harian, sisanya bisa dipenuhi ketika iftar (buka puasa). Mengapa tak perlu berlebihan sebab jika terlalu berlebihan bisa membuat puasamu jadi tidak maksimal. Seperti dalam penelitian ini yang menemukan bahwa sahur lebih dari 1000 kalori dapat menyebabkan kehausan. 

Usahakan jangan makan hanya satu jenis makanan terutam saat sahur. Misalnya hanya mie instan dan nasi saja, yang sama-sama karbohidratnya. Hal ini dikarenakan asupan karbohidrat lebih dari 70% bisa meningkatkan rasa laparmu di siang hari.

Berkaitan dengan sembelit, asupan serat kurang dari 15 gram harian dan cairan kurang dari 750 ml dikaitkan dengan peningkatan risikonya. Jadi jangan lupa untuk mencukupi kebutuhannya selama diperbolehkan makan. Pertanyaannya 15 gram serat itu bentuknya apa? Saya contohkan satu pisang setara dengan 3 gram, satu apel 3 gram,  satu buah jeruk 3 gram, 1 mangkok bayam 4.3 gram, 1 mangkok tumis kangkung 3.6 gram. Total sudah lebih dari 15 gram. Jadi mudahnya pastikan memenuhi 2-3 porsi buah dan 3-4 porsi sayuran.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x