Mohon tunggu...
Listhia H. Rahman
Listhia H. Rahman Mohon Tunggu... Ahli Gizi - Ahli Gizi

❤ Master of Public Health (Nutrition), Faculty of Medicine Public Health and Nursing (FKKMK), Universitas Gadjah Mada ❤ Bachelor of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Diponegoro University ❤Kalau tidak membaca, bisa menulis apa ❤ listhiahr@gmail.com❤

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Inilah Makanan yang Dikonsumsi Atlet-atlet Sekelas Olimpiade Setiap Harinya, Indonesia Seperti Apa?

23 Agustus 2016   19:16 Diperbarui: 23 Agustus 2016   19:24 5905 8 8
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Ajang olahraga bergengsi tingkat dunia,“Olimpiade”, sudah usai. Negeri yang dipimpin Obama pulang dengan paling banyak medali. Meski tak sebanyak mereka, Indonesia pun pulang membawa prestasi ; satu emas dua perak dari cabang bulu tangkis dan angkat besi. Mungkin kamu sudah tahu,ya? Tenang,bukan ini yang akan saya bahas selanjutnya.

 Tahukah kalian ada hal menarik lain yang juga tak kalah asyik dibahas? Adalah perihal makanan para atlet Olimpiade, yang mungkin baru akan kalian tahu seperti apa bentuk rupanya.

Sebelum mengintip bagaimana bentuk rupa makanan seperti apa yang mereka konsumsi. Ada sedikit pengetahuan tentang Atlet yang bisa jadi tambahan wawasanmu.

Begini Kebutuhan Gizi Atlet Itu..

Ketika menjadi atlet, selain latihan fisik, pola makan adalah hal yang harus diperhatikan. Makanan yang tepat akan membantu atlet mengoptimalkan energi dan juga membantu pemulihan (recovery)  lebih efektif. Kebutuhan energi bagi atlet bervariasi tergantung dari durasi, jenis dan intensitas dari latihan yang dilakukan.

Kebutuhan gizi yang harus terpenuhi adalah baik dari jenis makronutrien (karbohidrat,protein dan lemak) dan mikronutrien (vitamin dan mineral).

Karbohidrat adalah sumber tenaga utama saat latihan/olahraga, yang kemudian akan disimpan di otot menjadi glikogen. Selama olahraga, otot akan menggunakan glikogen ini. Otot biasanya dapat menyimpan cukup glikogen selama sekitar 60-90 menit (olahraga dengan intensitas tinggi). Nah,jika asupan karbohidrat tidak tercukupi, akibat yang terjadi adalah kelelahan otot bagi atlet dan kemudian mengganggu performanya. Contoh makanan tinggi karbohidrat seperti sereal , roti , pasta , nasi , buah-buahan , sayuran dan kacang-kacangan.

Protein dan otot. Fungi protein adalah  membantu memperbaiki dan membangun kembali (rebuild) otot setelah melakukan latihan. Selain itu protein juga digunakan ketika cadangan karbohidrat mulai turun. Karena pentingnya protein, para atlet akan disarankan untuk mengkonsumsi makanan protein berkualitas tinggi seperti pada daging ayam, sapi, ikan, telur, produk susu, kacang juga biji-bijian.

Lemak juga dibutuhkan oleh para atlet karena lemak akan menjadi sumber energi untuk jangka waktu yang lebih lama. Misalnya pada atlet maraton. Pemilihan lemak pun tidak sembarangan. Sumber lemak yang direkomendasikan seperti kacang-kacangan, biji-bijian, susu rendah lemak, daging tanpa lemak juga alpukat. Makanan tinggi lemak tidak disarankan sebelum atau selama latihan karena lemak akan lambat dicerna dan memiliki waktu tinggal lebih lama di perut.

Keringat yang keluar selama latihan dapat membuat atlet dehidrasi. Baiknya minum dilakukan sebelum,saat dan sesudah latihan. Jangan tunggu haus. Untuk, olahraga yang memiliki intensitas tinggi dan membutuhkan daya tahan (endurance) yang berlangsung lebih dari satu jam, mengkonsumsi minuman yang mengandung karbohidrat dan elektrolit (susu atau produk minuman olahraga komersial) lebih efektif daripada hanya meminum air biasa.

Yuk, Sekarang Intip Wujud Rupa Makanan Mereka..

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kesehatan Selengkapnya
Lihat Kesehatan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan