Mohon tunggu...
Herlina Butar
Herlina Butar Mohon Tunggu... Administrasi - LKPPI Lintas Kajian Pemerhati Pembangunan Indonesia

Cuma orang yang suka menulis saja. Mau bagus kek, jelek kek tulisannya. Yang penting menulis. Di kritik juga boleh kok. Biar tahu kekurangan....

Selanjutnya

Tutup

Hukum Pilihan

Identifikasi, Terima Kasih Polres Jakarta Timur

13 Juni 2018   02:53 Diperbarui: 13 Juni 2018   05:07 1036
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Saat meminta keterangan dari salah seorang pengontrak (petugas PSU Jatinegara) | dokumentasi pribadi
Saat meminta keterangan dari salah seorang pengontrak (petugas PSU Jatinegara) | dokumentasi pribadi

Tim identifikasi naik ke lantai 2 yang terdiri dari 4 kamar. 3 kamar kosong tak berpenghuni, salah satu kamar tertutup. Petugas kepolisian mengetuk tetapi dari dalam tidak ada jawaban.

dokumentasi pribadi
dokumentasi pribadi
Selang 1 jam setelah memeriksa sekeliling lokasi, petugas kepolisian menyuruh saya memegang "tanda panah" identifikasi untuk menunjukkan batas-batas tanah. Sayapun memegang "tanda panah" sambil difoto oleh petugas kameraman kepolisian.

Akhirnya, kami duduk di depan rumah untuk menunggu tindakan selanjutnya. Ternyata, datang 2 orang memakai motor yang salah satunya saya kenali sebagai kakak dari Dian Ariyani, pemalsu identitas ayah kami yang menguasai lahan pada lokasi yang tidak berhak. 

Salah satu pengendara (berjaket hitam) turun dari motor. Sementara yang berjaket biru bertopi  duduk di motor sambil berkacak pinggang melihat menantang kepada para petugas kepolisian. 

Bripka Parman Pakpahan bertanya, "kenapa itu tangannya begitu-begitu?"

Jaket biru menjawab dengan gaya menantang dan tetap berkacak pinggang. 

Parman menepis helm dan menyuruh melepas helm jaket biru. 

Merasa ditepis helmnya, si jaket biru maju bergaya akan menyerang Bripka Parman Pakpahan sambil berkata keras, "anda memukul saya ya???"

Jaket hitampun ikutan memprovokasi supaya terjadi keributan. Tim identifikasi Polres Jakarta Timur lain segera mengelillingi 2 orang bermotor tadi untuk menahan terjadinya keributan. Dua orang bermotor tadi teriak-teriak seolah terjadi pemukulan, padahal tidak ada.

Di tengah upaya provokasi 2 orang bermotor tadi, Iptu Jumakir mengeluarkan surat tugas identifikasi, berkata, lantang, "Ini surat tugas kami. Bapak-bapak ini langsung ribut!!!". Kedua orang bermotor tadi segera turun tensi bicaranya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hukum Selengkapnya
Lihat Hukum Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun