Mohon tunggu...
lyurs
lyurs Mohon Tunggu... Pengusaha

Bisa karena biasa. Maka hati-hati dalam memilih kebiasaan.

Selanjutnya

Tutup

Novel

Cinta Beda Suku 3.0

24 November 2018   21:41 Diperbarui: 24 November 2018   22:00 291 0 0 Mohon Tunggu...

2018, aku patah hati kembali.

ya, kali ini trnyata kembali membawaku sadar akan pelajaran baru lagi. dimana, harus berpisah dengan seseorang sedang sayang-sayangnya dan ditambah tanpa adanya masalah jauh lebih menyakitkan. 

wisuda baru saja berlalu. ya, dia yang sudah setahun bersamaku menemaik dalam banyak hal.. harus ku terima kenyataanya bahwa tidak diberi restu untuk memilihku menjadi teman nya menghabiskan hidup *terdengar lebay*. kejadian ini sebenarnya sudah ku waspadai akan terjadi karena memang aku ketahui saat kami sudah menginjak 8 bulan, bahwa ibu dari pria yang ku cintai, tidak memberi restu. tapi kami masih fokus terhadap apa yang harus dikejar terlebih dahulu, yaitu tamat kuliah. maka, aku berhasil mengesampingkan hal tersebut dari fikiran. skripsi memang menyita banyak waktu dan perhatian, ini membuatku berhasil dokus terhadap tamat kuliah. 

sidang berlangsng, dan kam mendapatkan nilai yang memuaskan. aku lulus dengan ipk 3.62 dan dia lulus dengan ipk 3.78. sungguh menyenangkan dan melegakan. satu dari bagian penting sudah terselesaikan. namun, hal ini membatku kembali memikirkan hal yang sempat mengganjal, restu. tibalah saatnya wisuda berlangsung. aku tau bahwa kesempatan ini dapat memperjumpakanku dengan ibu nya. aku sudah menyiapkan diri untuk bertemu meskipun tidak bicara akan ku sempatkan untuk bersalaman. namun, sebelumnya aku sudah sempat tanyakan pada nya apakah dia bersedia aku melakukan hal tersebut apa tidak. jawabnya, terserah kalau berani silahkan. maka dengan sigap hatiku ku siapkan harus berani. dan memang betul, kesempatan itu tiba dan aku mengulurkan tangan untuk memberi salam pada ibu nya. jujur saja, pria tersebut memiliki latarbelakang suku batak, ku sebut saja bou. ya, dan ternyata salamku tidak diterima. saat itu rasanya sungguh menyakitkan. duniaku seakan berbalik. kejadian ini dilihat oleh beberapa teman disekelilingku. sesungguhnya bisa saja aku malu, tapi ntah kenapa sedikitpun aku tidak merasa mau karena kejadian tersebut. hal ini membuatu memang sungguh sedih dan menjadi seseorang yang menangis selama seminggu. mamak dan bapak sungguh kecewa melihatku karena kejadian ini. namun aku tau disatu sisi mereka juga sedih melihatku harus menangis saat hari bahagiaku yang baru saja lulus harus menangis. 

sesungguhnya kalau dari segi keluargaku, kami bukan keluarga yang melarang-larang dalam segi apapun termasuk jodoh. bou melarang kami dikarenakan perbedaan suku. memang kami masih sama-sama batak. namun, bou berharap agar dia mencari calon pasangan batak toba dan jangan sampai batak karo. ya, aku adalah keturuanan batak karo. dulu, aku tidak pernah menyangka bahwa ada hal seperti ini. karena, bagi bapak juga adat adalah bukan hal utama yang harus diprioritaskan. bapak sudah di rantaukan oleh kakek dari dia SMP ke pangururan. jujur saja, bapak jauh lebih menyukai suku batak toba dari pada karo. lucu bukan? tai ya begitulah menurut bapak. karena dai merasa bahwa batak toba itu tegas dan berpendirian kuat. dan tidak heran hampir lebih dari 50% bahwa teman-teman bisnis bapak adalah seseorang yang bersuku batak toba. namun, hal ini hanya terjadi di keluargaku saja yang sesungguhnya tidak membebaniku dalam hubungan ini. tapi, bou tetap tidakmenerima apapun pembelaan dari nya. dia juga lebih memilih diam dan mengikuti apa yang disarankan oleh bou. kami berpisah. sungguh hal ini menyayat nyayat hari. semua memori yang kami miliki kembali muncul dikepalaku. aku sungguh menyayangkan hal ini. sebab, aku sungguh merasa nyaman didekatnya. mengingat bagaimana kami menghabiskan waktu, cara menyelesaikan masalah, cara rindu, cara marah yang menjadi di rindu tiba-tiba, cara menyampaikan selamat tidur, cara bertanya mimpi, cara bercanda,.... semua membuatku mengerti bahwa, GOD HE IS ENOUGH FOR ME :) 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x