Mohon tunggu...
Lilik IndraWati
Lilik IndraWati Mohon Tunggu... Mahasiswi

Semangat

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Nalar Manusia

28 September 2020   23:40 Diperbarui: 29 September 2020   00:03 40 2 0 Mohon Tunggu...

Logika merupakan sebuah ilmu pengetahuan yang menggunakan alat berpikir untuk bernalar dengan menggunakan penalaran yang tepat. Jika premis kita kurang tepat maka akan menghasilkan kesimpulan yang kurang tepat juga, jika premis kita benar, maka akan menghasilkan kesimpulan yang baik juga.

Adanya logika kita dapat berfikir dan mengambil suatu keputusan, agar keputusan tersebut bisa tepat dan benar, logika juga bisa diartikan sebagai mengambil kesimpulan dari beberapa pemikiran atau pernyataan yang ada di kehidupan sehar-hari, serta memberi kesimpulan terhadap suatu kebenaran. Logika mengajarkan manusia untuk berfikir secara luas, ketika manusia bisa mengambil keputusan, maka manusia tersebut juga bisa meng-andai andai apa yang akan terjadi kedepannya, dan apa konsekuensi untuk kedepannya jika mengambil keputusan tersebut. Tetapi, dalam penalaran ini lebih membutuhkan 2 premis yang akan muncul sebuah kesimpulan. 

Ada macam-macam logika , yakni logika induktif, logika deduktif, dan logika silogisme. Logika induktif dikembangkan oleh Aristoteles  .Thales, Pytaghoras, dan para filsus Yunani lainnya darj periode klasik (600-300 SM), dalam logika induktif ini berkaitan dengan penarikan kesimpulan dari peristiwa atau hal-hal khusus dan berakhir pada suatu kesimpulan baru yang bersifat umum.

Misalnya logika induktif ini di aplikasi kan kepada anak-anak yang beranjak dewasa bahkan orang dewasa juga,  contoh cara berpikir meraka adalah. Jika plastik dibakar akan meleleh, jika sedotan dibakar akan meleleh, jika botol dibakar akan meleleh. Jadi kesimpulannya adalah jika kita membakar benda plastik pasti akan meleleh.

Logika induktif merupakan penarikan kesimpulan dari hal umum ke hal yang khusus, contohnya handphone merupakan alat elektronik ketika batrai habis akan melakukan pengecasan dan pasti menggunakan listrik, televisi menggunakan daya listrik ketika ingin menyalakannya. Kesimpulannya adalah semua barang elektonik pasti membutuhkan daya untuk beroperasi.

Silogisme merupakan proses penarikan kesimpulan yang terdiri dari pernyataan dan pengambilan keputusan, dengan adanya 2 pendapat dan 1 kesimpulan. Contohnya semua makhluk hidup akan mati, kucing dan tikus adalah hewan. Kesimpulannya adalah kucing dan tikus akan mati.

Dengan adanya penalaran atau logika manusia bisa mengukur kemungkinan terhadap sesuatu yang dianggap benar atau tidaknya. Ketiga penalaran tersebut sudah masuk ke dalam kehidupan kita hingga saat ini.

Teorema bayes digunakan untuk menghitung probabilitas terjadinya suatu peristiwa yang dipengaruhi dari hasil peristiwa. Probabilitas hanya dibatasi 2 kejadian saja. Ini temasuk juga penalaran manusia dengan menggunakan rumus.  Jika kalian kurang faham dengan kata-kata probabilitas, maka pengertian dari probabilitas adalah peluang bahwa sesuatu akan terjadi.Teorema bayes memiliki rumus yakni:

P(A|B) = P(A|B) P(A) di bagi P(B)

Jika diartikan menggunakan kata-kata yakni: peluang kejadian A terhadap B, sama dengan peluang kejadian B terhadap A dikali kan peluang A, kemudian dibagi peluang kejadian B. Itu sekilas tentang teorema bayes.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x