Mohon tunggu...
Lilian Kiki Triwulan
Lilian Kiki Triwulan Mohon Tunggu... Penulis - Always be happy

La vie est une aventure

Selanjutnya

Tutup

Nature Pilihan

Covid-19 Belum Usai, Bencana Lain Masih Mengintai

18 Juni 2020   16:45 Diperbarui: 18 Juni 2020   16:41 199
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Longsoran yang menutup jalan menuju Desa Tanalum akibat diguyur hujan deras/Foto: Lilian Kiki Triwulan

Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru

Meski pemerintah sudah mulai menerapkan adaptasi kebiasaan baru di segala lini kehidupan dalam menghadapi covid19, namun nyatanya bencana non alam itu belumlah usai. Bahkan kasus orang yang terpapar covid19 masih terus meningkat di beberapa daerah.

Di Purbalingga, pasien covid19 satu per satu sembuh dan dibolehkan untuk pulang. Kasus positif covid19 pun tidak lagi bertambah hanya menyisahkan beberapa pasien yang masih dalam perawatan dan menunggu hasil swab berikutnya.

Walaupun demikian, masyarakat jangan sampai lengah apalagi mengabaikan protokol kesehatan yang ada. Masyarakat harus tetap disiplin menggunakan masker saat keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan tetap menjaga jarak satu sama lain.

Covid19 Belum Usai, Bencana Lain Masih Mengintai

Covid19 memang belum usai, bahkan bencana lain masih mengintai dan membuat kita harus lebih waspada. Siapa sangka ketika beberapa wilayah sudah mulai menampakkan musim kemarau, namun di beberapa wilayah lainnya justru masih diguyur hujan dengan intensitas yang tinggi.

Salah satunya Desa Tanalum, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga yang tadi malam (17/6/2020) diguyur hujan yang lebat. Desa Tanalum merupakan salah satu desa yang rawan akan bencana longsor.

Betul saja, hujan deras yang mengguyur desa tersebut dari pukul 15.00 hingga pukul 20.00 mengakibatkan akses jalan terputus dan beberapa titik jalan tertimbun longsoran tanah. Tidak hanya itu hujan deras juga mengakibatkan gorong-gorong plat beton hanyat terbawa arus sungai.

Jalan amblas dan tidak bisa dilewati, belum lagi tebing-tebing jalan yang longsor hingga longsorannya menutup jalan. Hal ini tentunya harus betul-betul diwaspadai, khususnya bagi mereka yang tinggal di daerah rawan bencana longsor.

Hujan dengan Intensitas Tinggi dan Lama Harus Diwaspadai

Masyarakat gotong royong membersihkan material longsor/Foto: Lilian Kiki Triwulan
Masyarakat gotong royong membersihkan material longsor/Foto: Lilian Kiki Triwulan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Nature Selengkapnya
Lihat Nature Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun