Mohon tunggu...
Lia rahmaida Ritonga
Lia rahmaida Ritonga Mohon Tunggu... Mahasiswa - gurll

Hi

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Teknologi

Media Sosial di Kalangan Pelajar dan Masyarakat

30 Juli 2021   15:53 Diperbarui: 30 Juli 2021   15:55 25 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Media Sosial di Kalangan Pelajar dan Masyarakat
Ilmu Alam dan Teknologi. Sumber ilustrasi: PEXELS/Anthony

“Media sosial”, Zaman sekarang siapa sih yang tidak mengenal kata itu? Tidak hanya dikalangan muda saja, tapi kini dari muda sampai tua tidak asing lagi dengan media social. Media social atau yang biasa disingkat medsos merupakan sebuah media berbasis online dengan penggunaannya yang mudah dipahami serta digunakan. Media social berupa facebook, instagram, whatsapp, twitter, tiktok, line, kakao, youtube dan banyak lagi yang dapat diakses melalui gadget.Jumlah pengguna media social di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun.
Belum lagi dengan berkembangnya covid 19 dan penetapan PPKM, yang mengakibatkan banyak aktifitas terkait dengan medsos. Jika dulu banyak orang yang memiliki aktifitas serta kesibukan diluar rumah, sekarang semua itu tergantikan dengan penggunaan medsos yang dapat melalui handphone, laptop, dll. Media social dapat membantu meringankan setiap orang dalam berkomunikasi termasuk pada masa pandemi ini. Banyak kegiatan-kegiatan dalam jaringan yg bermanfaat dilakukan di media social, salah satunya bagi pelajar.
Pembelajaran dapat dilakukan melalui medsos seperti pemberian materi, sampai tatap muka secara virtual. Ada banyak keuntungan yang didapatkan dari media social, akan tetapi hal itu tergantung pada pihak yang menggunakannya. Apakah dipergunakan dengan benar atau di salah gunakan? Jika digunakan dengan baik akan banyak sekali manfaat yang didapat dari medsos ini. Selain menambah pengetahuan dan memperluas wawasan, media social juga bisa dijadikan sebagai sarana bisnis.
 Keuntungan lain, Kita bisa memperoleh informasi sampai ke luar negeri sekalipun melalui media social. Canggih bukan?. Oleh karena itu tidak heran lagi jika pengguna medsos beragam-ragam. Tidak jarang ditemukan emak-emak/bapak-bapak yang gaul di medsos zaman sekarang ini. Apalagi dengan adanya aplikasi popular seperti tiktok contohnya. banyak hal menjadi viral bahkan sampai ke berbagai penjuru sekalipun di media social. orang-orang rela melakukan hal yang unik sampai hal yang ekstrim demi konten di medsosnya untuk mendapatkan views serta like yang banyak. Terlepas dari itu, ada juga penghasilan yang bisa didapat dari media social seperti youtube misalnya, jika konten yang kamu unggah memiliki daya tarik dan disukai oleh orang banyak. Kamu bisa memperoleh penghasilan melimpah. Sebagai contoh Atta Halilintar yang memiliki penghasilan melimpah dari media sosialnya. Akan tetapi hendaklah memilih konten yang bermanfaat dan tidak merugikan pihak manapun ya.
Jika diperhatikan lagi, anak kecil sekalipun sudah banyak yang merupakan pengguna medsos, bahkan mereka lebih mendominasi dengan yang biasanya sering disebut “bocil apk lope-lope pelangi” yang kebanyakan anak dibawah umur. Penyebaran media social memang menguntungkan, akan tetapi hal tersebut juga dapat menjadi bencana besar sekaligus.Penetapan sekolah online sering kali menjadi alasan yang menyebabkan penggunaan media social secara berlebihan, sering kali pembelajarn daring di atas namakan, padahal aslinya malah main game atau scroll media social. Akibatnya hal inilah yang dapat menyebabkan kecanduan. Dengan begitu akan menimbulkan rasa malas dan ketergantungan pada media ini, seperti tidak bisa sehari saja tanpa wifi/kuota.

Oleh karena itu, hendaklah pengguna media social bijak dalam penggunaannya. Serta tidak lupa menetapkan batasan-batasan, seperti dipergunakan seperlunya untuk kegiatan pembelajaran saja, dan yang paling utama perhatikan waktu penggunaannya. Hindari penggunaan sampai larut malam, karena itu dapat berbahaya bagi kesehatan mata, saraf, dan melemahkan otak juga tubuh kita. Sekali kita melalaikannya maka seterusnya akan semakin banyak kerugian yang kita dapat.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN