Mohon tunggu...
Letisha Prisma
Letisha Prisma Mohon Tunggu... Pengelana ilmu

Hai! Salam kenal dan semoga bisa berbagi

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Peduli Negara pada Pelaku Budaya

28 November 2020   20:58 Diperbarui: 28 November 2020   20:59 10 1 0 Mohon Tunggu...

Indonesia butuh pelaku seni dan budaya.

Sebab dedikasi pelaku seni dan budaya yang menjadikan Indonesia sangat dikagumi. Dikenal. Bergengsi. Dihargai. Oleh negara-negara di seluruh dunia.

Indonesia dapat membusungkan dada dengan kekayaan seni dan budayanya yang beragam.

Dan semua itu karena ada kinerja dari pelaku seni dan budaya. Ada karya yang dihasilkan oleh pelaku seni dan budaya.

Untuk melestarikan seni dan budaya Indonesia itu sendiri.

Untuk merawat seni dan budaya Indonesia yang penuh warna-warni.

Sebagai peninggalan leluhur.

Lalu: banyak pelaku seni dan budaya di Indonesia yang kini sedang mengalami kesulitan. Begitu catatan dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud.

Terdampak situasi pandemi virus Covid-19. Yang berdampak pada krisis kesehatan masyarakat dan ekonomi negara.

Mereka --pelaku seni dan budaya-- tetap harus bertahan hidup. Bertahan hidup sambil mengawal kesinambungan seni dan budaya Tanah Air. Di tengah situasi sulit akibat pandemi.

Kesulitan pelaku seni dan budaya akibat krisis pandemi bukan sekadar tontonan bagi Indonesia. Bukan sekadar hanya rasa prihatin dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud.

Negara bertindak nyata di tengah impitan kesulitan pelaku seni dan budaya akibat krisis pandemi. Dengan mendistribusikan bantuan keuangan kepada pelaku seni dan budaya.

Karena mereka adalah garda terdepan pelestari seni dan budaya warisan nenek moyang kita.

Dikemas dalam sebutan Apresiasi Pelaku Budaya (APB).

Buktinya, sejak Oktober lalu, telah dilakukan distribusi bantuan keuangan tersebut kepada pelaku seni dan budaya terdampak krisis pandemi.

Itu baru tahap I.

Pemerintah akan melanjutkan lagi kepeduliannya pada November melalui distribusi bantuan keuangan kepada pelaku seni dan budaya tahap II.

Setidaknya: bantuan keuangan terhadap pelaku seni dan budaya itu dapat meringankan sedikit kesulitannya. Meski --mungkin ada yang menganggap-- bantuan anggaran jumlahnya tidak besar.

Namun negara --Indonesia-- tidak ingin merasa pelaku seni dan budaya diacuhkan. Terlebih saat krisis pandemi sekarang yang berdampak negatif juga ke mereka.

Jangan sampai muncul persepsi Indonesia tidak merangkul pelaku seni dan budaya. Padahal mereka yang membuat citra Indonesia begitu disanjung dunia.

APB atau bantuan keuangan tahap I yang telah terealisasi dan tahap II bakal diwujudkan, diharapkan menjadi pemicu agar pelaku seni dan budaya tak terganjal dalam berkreativitas.

Walau dengan jumlah anggaran tidak seberapa besar.

Namun Indonesia begitu peduli dengan mereka. Akan selalu ada 'pelukan' kepada pelaku seni dan budaya Tanah Air.*

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x