Mohon tunggu...
Lazuardi MazarinArly
Lazuardi MazarinArly Mohon Tunggu... Mahasiswa Pendidikan IPS, Universitas Negeri Jakarta

Welcome

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Palestina

22 Juni 2021   19:19 Diperbarui: 22 Juni 2021   19:23 23 1 0 Mohon Tunggu...

PALESTINA


Pada saat ini kita ketahui bahwa Negara Palestina sedang dilanda kehancuran dengan datangnya Israel ke dalam Palestina untuk menguasainya dengan tujuan menemukan peninggalan situs-situs Haikal Sulaiman. Dan haikal itu maksudnya adalah tempat yang pernah di bangun Nabi Sulaiman mungkin semacam masjid bagi orang islam seperti itu. dan orang-orang Israel ini ingin membangun kembali haekal tersebut dan merobohkan Masjidil Aqso dengan kepercayaan bahwa dengan berdirinya Haikal Sulaiman menjadikannya era kebangkitan dari kaum mereka. Israel mengklaim Palestina sebagai  salah satu bagian dari miliknya dengan sumber jejak sejarah. Maka kita akan sedikit membahas tentang sejarah  dari Palestina :


Sejarah Palestina

Pada awal zaman Nabi Muhammad S.A.W. mendirikan shalat dengan kiblat menuju arah Masjidil Aqso sebelum nabi berdoa untuk memindahkan kiblat kearah ka'bah. Dari sini kita ketahui bahwa Masjidil Aqso pernah menjadi sejarah bagian dari umat Islam. Bahkan Nabi S.A.W. pernah diisra' mi'raj kan oleh Allah dan sempat shalat di Baitul Maqdis dengan para nabi dan menjadi imam bagi para nabi. Maka kita bisa ketahui bahwa Palestina ini adalah Negerinya para Nabi dan Rasul. Jadi negeri ini adalah negeri yang suci ketiga setelah Makkah, Madinah dan Syam.


Dalam sejarah yang dicatat oleh para ulama islam ataupun sejarah yang dicata di Barat bahkan sejarah yang ada pada perjanjian lama bahwa dulu yang menghuni tanah ini bukanlah Yahudi, mereka datang jauh belakangan. Maka bagaimana mungkin mereka mengklaim wilayah Palestina merupakan wilayah bagian dari sejarah mereka? Orang-orang  Yahudi adalah orang-orang yang diusir dari mesir dan dibawa oleh Nabi Musa. Tapi disini saya tekankan bukan berarti Nabi Musa-lah yang membawa kejahatan untuk tanah suci Palestina. Lalu siapakah yang pertama kali berada di tanah suci ini? Dalam sebuah situs sejarah dinyatakan bahwa yang pertama kali ada di tanah suci Palestina adalah sebuah kabilah arab yang dikenal Bani Kan'aniyun. Kan'aniyun merupakan kabilah keturunan dari Sam Ibn Nuh Alaihi Salam. Jadi orang-orang dari Arab lah yang pertama kali berada di Palestina in BUKAN  yahudi.


Maka dari itu dimakah nama Palestina ini muncul. Pada dimana kabilah kan'aniyun tinggal di daerah ini, masih bersebelahan dengan mesir. Sehingga muncullah sebuah kabilah yang datang menyerang mesir dan dengan perundingan bersama para kabilah yang menyerang ini meminta sebuah daerah yang dinamakan Al-Falas yang hingga kini dikenal dengan sebutan Palestina. Sehingga seiring dengan berjalannya waktu manusia berubah, bertambah, bercampur sampai tidak ada lagi yang dikenali selain Al-Falas ini.

Balik kemasa kini, kini umat palestina sedang dilanda kekejaman Yahudi. Sebenarnya apasih yang terjadi dan apa yang menyebabkan konflik ini?
Pertama kali alasan terjadinya konflik ini seperti yang sudah saya tulis diatas adalah perebutan wilayah dengan alasan sejarah yang dimiliki. Wilayah yang sedang diklaim oleh Yahudi adalah wilayah Yerussalem. Yerussalaem merupakan wilayah yang diyakini sebagai wilayah suci bagi banyak agama termasuk Yahudi didalamnya. Maka dengan alasan itu yahudi ingin mengambil hak dari Palestina tentang kepemilikan wilayah tersebut. Namun pada sebelumnya sudah banyak perjanjian-perjanjian yang terjadi tentang permasalahan ini, sudah banyak perjanjian-perjanjian yang juga terjadi mengenai knflik yang belum jelas terlihat ujungnya. Namun yang dipertanyakan adalah mengapa para Yahudi ini masih saja ingin merampas dan mengambil hak yang bukan miliknya bahkan sampai dengan melanggar perjanjian-perjanjian yang telah ada sebelumnya.


Israel merupakan Negara tang memiliki banyak sekali koneksi dengan Negara lain namun tidak semuanya. Israel menawarkan keuntungan ekonomi kepada setiap koneksi Negara yang dimiliknya bahkan di wilayah ASIA hanya tiga Negara yang tidak punya hubungan diplomatic dengan Israel termasuk Indonesia. Negara tetangga dari Palestina seperti Mesir dan Yordania yang bisa dilihat bahwa mereka adalah Negara yang kontra dengan Israel masih belum bisa untuk mengirimkan bala bantuan untuk Palestina dikarenakan konflik yang terjadi pada Internal Negara tersebut yang bisa dibilang merupakan ulah dari Israel. Maka dengan demikian kekuatan tempur Palestina hanya bergantung dengan dirinya sendiri dan sedikit Negara yang pro dengannya termasuk Palestina. Maka konflik ini tidaka akan terselesaikan dengan hanya mengandalkan konflik external karena yang menjadi masalah adalah internalnya.

Maka demikian sekilas tetang Palestina. Kita hanya bisa mendoakan agar tragedi ini dapat menggerakkan hati manusia sehingga berakhirnya konflik ini dan tidak terjadi lagi untuk seterusnya. Terimakasih atas perhatian membacanya.

VIDEO PILIHAN