Mohon tunggu...
Latifah Maurinta
Latifah Maurinta Mohon Tunggu... Novelis - Penulis Novel

Nominee best fiction Kompasiana Awards 2019. 9 September 1997. Novel, modeling, music, medical, and psychology. Penyuka green tea dan white lily. Contact: l.maurinta.wigati@gmail.com Twitter: @Maurinta

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Psikolove, Akhirnya Ku Menemukanmu (6)

1 Desember 2017   05:57 Diperbarui: 1 Desember 2017   06:06 1446
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

Silvi menggelengkan kepalanya. Sekali lagi menyapu sisa air mata.

"Kamu ingin ketemu Calvin tapi masih ada Clara di dalam?"

Lagi-lagi Silvi menggeleng kaku. Adica menghela napas, kebingungan dengan jalan pikiran gadis itu.

"Kamu cemburu?"

Kali ini Silvi mengangguk. Ya, dia memang cemburu. Love will never without jealousy.

"Apa yang mereka lakukan?"

"Calvin mencium Clara."

Detik berikutnya, Adica terhenyak. Sudah ia duga. Cepat atau lambat, hal ini pasti terjadi. Tak bisa lagi dihindari.

"Sabar ya..." kata Adica seraya menepuk pundak Silvi.

"Harusnya aku yang bilang begitu. Tidakkah kamu sakit hati melihat kekasihmu mendua dengan kakakmu sendiri?" tanya Silvi skeptis.

Pertanyaan yang menusuk hati. Adica menggigit bibirnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun