Mohon tunggu...
Laras WidyaTri Utami
Laras WidyaTri Utami Mohon Tunggu... Freelancer - Universitas Pamulang

Hello, I am Laras Widya Tri Utami, I am student at Pamulang University majoring in Information Technology. Since entering the world of higher education, I have developed a keen interest in the fields of IT, writing, design, editing, marketing, and advertising. Currently, I am actively seeking new experiences to further enhance the skills I possess. I greatly enjoy honing my communication abilities and actively seeking connections to foster my personal development.

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Memahami dan Mengelola Kesehatan Mental

5 Agustus 2023   15:30 Diperbarui: 6 Agustus 2023   06:02 72
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kesehatan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Schantalao

Kesehatan Mental seringkali menjadi masalah sebagian orang, bahkan banyak orang yang menyepelekan pentingnya kesehatan mental. Kesehatan mental, atau kesejahteraan mental, mengacu pada keseimbangan emosional, psikologis, dan sosial kita. Ini memengaruhi cara kita berpikir, merasa, dan bertindak, serta juga mempengaruhi bagaimana kita mengatasi stres, berhubungan dengan orang lain, dan membuat keputusan. Merawat kesehatan mental kita sama pentingnya dengan merawat kesehatan fisik kita. Lalu, bagaimana agar kita dapat lebih peka terhadap kesehatan mental dan dalam menglola kesehatan mental agar terhindar dari penyakit - penyakit mental ?

Berikut merupakan 10 Strategi untuk meningkatkan kesehatan mental

  • Praktikkan Mindfulness atau Kehadiran: Latihan kehadiran atau mindfulness dapat membantu Anda tetap fokus pada suatu momen, mengurangi stres, dan meningkatkan kesadaran diri.
  • Atur Waktu Istirahat yang Cukup: Pastikan Anda mendapatkan tidur yang cukup setiap malam. Tidur yang cukup memiliki dampak besar pada kesehatan mental Anda.
  • Berolahraga secara Teratur: Aktivitas fisik dapat melepaskan endorfin, senyawa yang dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres.
  • Nutrisi yang Seimbang: Makan makanan sehat dan seimbang dapat mendukung kesehatan otak dan emosi Anda.
  • Kelola Stres: Temukan cara yang efektif untuk mengatasi stres, seperti meditasi, yoga, atau pernapasan dalam.
  • Mencari Dukungan Sosial: Terhubung dengan teman, keluarga, atau kelompok dukungan dapat membantu Anda merasa didengar dan didukung.
  •  Aktivitas Kreatif: Melibatkan diri dalam aktivitas kreatif seperti seni, musik, menulis, atau merajut dapat membantu mengalihkan pikiran dari stres dan memberi Anda rasa pencapaian.
  • Persetujuan dan Penghargaan Diri: Beri diri Anda pengakuan dan penghargaan atas pencapaian dan usaha Anda, bahkan yang kecil.
  • Ambil Istirahat dan Relaksasi: Sisihkan waktu untuk bersantai dan melakukan hal-hal yang Anda nikmati, seperti membaca, menonton film, atau berjalan-jalan.
  • Terapi atau Konseling: Jika Anda merasa perlu, jangan ragu untuk mencari bantuan dari seorang profesional kesehatan mental, seperti psikolog atau terapis. Terapi dapat membantu Anda mengatasi tantangan kesehatan mental dengan lebih baik.

Menanamkan pikiran yang positif tentunya sangat berpengaruh bagi stabilitas mental kita, menguatkan diri sendiri dan berusaha untuk terbuka terhadap masalah yang sedang di hadapi dengan bertukar cerita entah itu kepada keluarga, orang tua, saudara, teman ataupun bisa di lakukan dengan konsultasi pada psikolog agar dapat memecahkan dan memberikan solusi terhadap masalah - masalah yang sedang di hadapi.
Apa tanda dan gejala umum dari masalah kesehatan mental?

Masalah kesehatan mental dapat memunculkan berbagai tanda dan gejala yang dapat bervariasi tergantung pada jenis gangguan dan individu yang bersangkutan. Beberapa tanda dan gejala umum yang mungkin muncul termasuk:

  • Perubahan Mood: Fluktuasi mood yang tiba-tiba, perasaan terlalu bahagia, atau perasaan sangat sedih dan putus asa (depresi).
  • Perubahan Energi: Kelelahan yang berlebihan atau kurangnya energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
  • Perubahan Pola Tidur: Kesulitan tidur atau tidur berlebihan.
  • Perubahan Pola Makan: Gangguan makan seperti anoreksia, bulimia, atau makan berlebihan.
  • Perubahan Berat Badan: Kenaikan atau penurunan berat badan yang signifikan tanpa alasan yang jelas.
  • Kesulitan Berkonsentrasi: Kesulitan dalam memusatkan perhatian, membuat keputusan, atau mengingat hal-hal.
  • Perasaan Kecemasan atau Ketegangan: Merasa cemas atau tegang tanpa sebab yang jelas, atau mengalami serangan panik.
  • Perubahan dalam Perilaku Sosial: Menarik diri dari teman dan keluarga, kehilangan minat dalam aktivitas yang biasanya dinikmati.
  • Pikiran atau Perasaan Negatif yang Berlebihan: Merasa tidak berharga, bersalah, atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain.
  • Gangguan Seksual: Perubahan dalam dorongan seksual atau masalah dalam berhubungan seksual.
  • Pemikiran atau Perilaku yang Mengganggu: Mengalami obsesi, kompulsi, halusinasi, atau pikiran paranoid.
  • Gangguan Kesehatan Fisik yang Tidak Terkait dengan Penyakit: Seperti sakit kepala, gangguan pencernaan, atau masalah fisik lain yang tidak memiliki penyebab medis yang jelas.
  • Gangguan dalam Aktivitas Sehari-hari: Kesulitan dalam menjalankan tugas-tugas harian seperti bekerja, bersekolah, atau merawat diri sendiri.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami beberapa tanda atau gejala ini dalam jangka waktu yang berkepanjangan dan mengganggu kehidupan sehari-hari, penting untuk mencari bantuan dari seorang profesional kesehatan mental. Mereka dapat memberikan evaluasi dan panduan yang tepat untuk diagnosis dan penanganan yang diperlukan.

Apakah masalah kesehatan mental bisa disembuhkan?

Ya, banyak masalah kesehatan mental dapat diatasi dan dikelola dengan tepat sehingga seseorang dapat mencapai tingkat kesehatan mental yang lebih baik. Namun, penting untuk diingat bahwa proses penyembuhan dan perbaikan dapat bervariasi berdasarkan jenis gangguan, tingkat keparahan, respons terhadap pengobatan, dan faktor-faktor individu lainnya. Beberapa gangguan kesehatan mental dapat sepenuhnya disembuhkan atau dikendalikan dengan pengobatan, terapi, dan perubahan gaya hidup. Contohnya, depresi, kecemasan, dan gangguan makan bisa sangat responsif terhadap perawatan dan banyak orang yang mengalami perbaikan yang signifikan.

Namun, untuk beberapa gangguan kesehatan mental yang lebih serius, seperti skizofrenia atau gangguan bipolar, pengelolaan jangka panjang mungkin diperlukan untuk mengendalikan gejala dan mencegah kekambuhan. Meskipun gejalanya mungkin tetap ada, dengan pengobatan yang tepat dan dukungan yang baik, individu dengan gangguan kesehatan mental ini sering dapat memiliki kualitas hidup yang baik. Penting untuk bekerja sama dengan profesional kesehatan mental dan mengikuti rekomendasi perawatan yang diberikan. Terapi, konseling, pengobatan, dukungan sosial, dan perubahan gaya hidup yang sehat dapat membantu mengelola gejala dan meningkatkan kesejahteraan mental.

Ingatlah bahwa perjalanan menuju penyembuhan dan kesehatan mental yang lebih baik adalah proses yang berkelanjutan. Jangan ragu untuk mencari dukungan dan bantuan saat Anda memerlukan, dan selalu berbicara dengan profesional kesehatan Anda untuk panduan yang tepat sesuai dengan situasi Anda.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun