Mohon tunggu...
Lapas Kelas IIB Garut
Lapas Kelas IIB Garut Mohon Tunggu... Mereka Bukan Penjahat, Mereka Hanya Salah Jalan, Belum Terlambat Untuk Bertobat.

"Griya Winaya Jamna Miwarga Laksa Dharmmesti" Rumah Untuk Pendidikan Manusia Yang Salah Jalan Agar Patuh Kepada Hukum dan Berbuat Baik.

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-55

15 Maret 2019   21:43 Diperbarui: 15 Maret 2019   21:48 0 1 0 Mohon Tunggu...
Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-55
Kegiatan donor darah di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Garut

GARUT- Memberi Darah, Memberi Kehidupan Tema yang di sematkan dalam kegiatan donor darah kali ini. Dalam rangkaian Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-55, Secara serentak di seluruh Lapas dan Rutan Se-Indonesia mengadakan aksi donor darah, termasuk juga Lapas Kelas IIB Garut, Jl. H. Hasan Arief, Banyuresmi, Kab. Garut. Jumat (15/03/2019).

Pendonor darah tidak hanya Pegawai Lapas, hadir pula Pegawai dari Rutan dan Bapas Garut, Stakeholder lain yaitu BNNK Garut, serta TNI/Polri Kab. Garut, yang mendaftar untuk dapat mendonorkan darahnya dengan niat bisa membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan darah.  Bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Garut kegiatan donor darah ini dapat lancar terlaksana. 

Kepala Lapas Garut "RAMDANI BOY", memberikan apresiasi yang sangat tinggi untuk kegiatan donor darah tersebut, hal ini merupakan bagian dari ibadah, dimana dalam kegiatan sosial seperti ini akan memberikan kontribusi positif secara langsung kepada masyarakat dan khususnya bagi mereka yang membutuhkan bantuan darah kita.

Sebanyak 31 kantong darah berhasil ditranfusikan oleh pendonor, namun yang ditargetkan 75 kantong darah. Hal ini diakibatkan pada saat pemeriksaan kesehatan terdapat beberapa pegawai sedang mengkonsumsi obat, dan terdapat beberapa riwayat penyakit yang terdeteksi pada saat pemeriksaan tekanan darah, kadar hemoglobin, suhu tubuh, dan nadi.

Bagi mereka yang berniat mendonorkan darahnya harus lolos screening kesehatan terlebih dahulu. Pendonor harus memiliki berat badan tidak kurang dari 45 kilogram dan sehat, baik jasmani maupun rohani, tidak mengkonsumsi obat-obatan. Selain itu, tekanan darah harus berada pada angka 100-170 (sistolik) dan 70-100 (diastolik). Kadar hemoglobin darah saat pemeriksaan harus berkisar antara 12,5g% -- 17g%. 

Ucapan terimakasih pun tak lupa diucapkan bagi para pendonor dan stakeholder lain yaitu BNNK Garut dan TNI/Polri Kab. Garut yang telah antusias beramai-ramai mendaftar untuk dapat mendonorkan darahnya agar bisa membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan darah. "Setetes darah sangatlah berarti bagi mereka yang membutuhkan". Papar Kepala Lapas Garut.

Selanjutnya untuk 31 kantong darah yang terkumpul, akan dikirim ke laboratorium untuk di proses dan dibagi sesuai kebutuhan, misalnya sel darah merah, plasma, platelet darah dan cryoprecipitaten. Darah donor kemudian siap untuk didistribusikan ke berbagai rumah sakit di Indonesia.