Irma Tri Handayani
Irma Tri Handayani Tutor

Ibunya Lalaki Langit ,Miyuni Kembang,dan Satria Wicaksana

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Bisa Gila Saya Kalau Tidak Menulis

3 Maret 2019   11:41 Diperbarui: 3 Maret 2019   12:14 85 7 4
Bisa Gila Saya Kalau Tidak Menulis
Rutinitas Sebagai Ibu Rumah Tangga. Dokumen Pribadi

Meskipun memang bukan hal yang aneh untuk seorang Ibu rumah tangga membersihkan rumah,memasak dan mengasuh anak, tapi kami juga manusia biasa yang tak lepas dari kebosanan.

Untuk jalan-jalan jelas saya belum bisa karena masih punya bayi. Jika berjalan-jalan dengan teman tanpa membawa bocah-bocah maka jatuhnya perasaan tidak tenang,gelisah dan ingat pada anak-anak di rumah.

Jika memaksakan membawa mereka maka kendalanya adalah mahal . Berhubung saya belum punya kendaraan pribdi maka pasti pilihannya menaiki angkutan daring. Kalau sudah begitu isi kantong harus tebal tentunya agar mereka nyaman.

Selain mahal, jika pergi tanpa suami bukan jalan-jalan judulnya tapi pindah mengasuh saja. Meskipun masalah ketenangan hati lebih dapat juga jalan-jalan segerombolan.

Maka me time dengan jalan-jalan harus di kesampingkan. Namun jika saya hanya melakukan rutinitas begitu begitu saja maka jelas saya mudah stres. Kalau sudah stres saya yang lemah lembut ini berubah menjadi garang. Suara mudah meninggi. Mata mudah melotot. Omelan tak bisa berhenti. Yang rawan kena adalah anak-anak. Kasihan ih mereka tak berdosa jadi ganjelan kemarahan. 

Ampuni emakmu ini Nak jika sampai begitu.

Salah satu cara menghilangkan kegundahan adalah dengan menulis. Merangkai kata membuat saya keasyikan dan lupalah dengan pikiran harus membayar listrik tapi duit masih kurang. 

Jika ide sudah muncul begitu anak tertidur lepaslah tiap kata dan berkurang lah kepenatan hati tadi saat anak rewel menjelang tidur. Meskipun hanya bisa 150 kata pas sesuai permintaan Kompasiana misalnya itu lumayan sekali bisa mengendurkan urat syaraf.

Jika saya tidak dapat menulis barang sehari maka ada yang kurang. Seperti hampa rasanya. 

Menulis bisa jadi pelipur lara jika yang ditulis adalah keseharian. Kadang sembari menulis solusi untuk masalah tersebut bisa jadi datang karena pikiran menerawang saat kan menuliskan kalimat selanjutnya. Jangan tanya tentang perasaan,karena curhat lewat kata ini lumayan melegakan dada.

Maka menulis pada akhirnya membantu saya mengurangi emosi. Menurunkan tensi dan membuat bibir tertarik lebar. 

Jika saya tidak bisa lagi menulis,bisa jadi saya jadi gila.

Di balik daster batik kiriman teman dari Solo selesai lagi satu tulisan ringan.