Mohon tunggu...
Lamhot Situmorang
Lamhot Situmorang Mohon Tunggu... www.lamhotsitumorang.my.id

Una in Perpetuum

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

Film "Caged" yang Menceritakan Kebrutalan dalam Penjara

3 Maret 2021   11:35 Diperbarui: 3 Maret 2021   13:20 519 2 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Film "Caged" yang Menceritakan Kebrutalan dalam Penjara
Gambar ilustrasi penjara di film Caged 2021 | pexels.com/Camerun Casey

Film Amerika "Caged", yang sudah dirilis pada Januari 2021 kemarin masih menjadi tontonan yang menarik. Film ini membahas tentang kekejaman di dalam penjara, para tahanan mendapat perlakuan secara brutal sehingga berpengaruh terhadap kesehatan, mental, dan gangguan psikologis tahanan. Tujuan utama mereka adalah membuat gila para tahanan dan jika tidak kuat mental bisa berjung bunuh diri.

Film Caged berkisahkan tentang kisah Harlow yang ingin mencari keadilan, Harlow juga seorang psikiater Afrika-Amerika yang ditangkap kemudian dimasukkan ke penjara federal setelah dihukum karena dituduh membunuh istrinya sendiri. 

Polisi menangkap Harlow dan membuat alur cerita dengan menggambarkan terdakwa adalah pembunuh. Atas tuduhan tersebut Harlow sangat panik dan cemas menghadapi masalah ini. Ia mencoba mencari bantuan dari salah satu temannya melalui panggilan telepon dia berkata, dengan nada pelan ia menceritakan jika ia tertindas karena mendapat hukuman penjara seumur hidup sementara saya tidak bersalah, ungkap Harlow kepada temannya melalui saluran telepon.

Dari sini kita melihat tanda-tanda pertempuran akan dimulai antara Harlow dan pihak sipir penjara, ia selalu protes untuk mendapatkan keadilan dari ketidakadilan. Atas tindakan Harlow yang sering protes kemudian ia menjadi sasaran penyiksaan secara psikologis dan penyiksaan secara fisik, setelah itu ia dijebloskan ke dalam sel tunggal karena dituduh salah satu penjaga penjara memiliki senjata tajam yang dapat membahayakan petugas atau tahanan lainnya.

Gambar ilustrasi penjara di film Caged 2021 | pexels.com/Roadne  
Gambar ilustrasi penjara di film Caged 2021 | pexels.com/Roadne  

Harlow yang mendapatkan siksaan kemudian menarik simpatik para tahanan lainnya yang juga merasa diperlakukan tidak manusiawi. Para sipir penjara sengaja menyiksa tahanan agar dilihat tahanan lainnya, tujuannya adalah mengsugesti tahanan lainnya untuk menjalankan misi kebrutalan di penjara ini, karena sebagian tahanan tidak memiliki kekuatan psikologi lalu mencoba untuk bunuh diri dari hidup penuh dengan siksaan.

Atas kasus tersebut pihak berwenang pun melakukan penyitaan atas properti dan uang milik Harlow, sehingga Harlow kehilangan semua harta miliknya dan sehingga tidak dapat menyewa pengacara untuk membela kasusnya, Sebelumnya Harlow merupakan orang tajir dia menikmati kehidupan yang nyaman dan serba mewah.

Penderitaan Harlow diperparah karena dikucilkan semua para petugas penjaga penjara sehingga lingkungan sosialnya benar-benar suram. Sebenarnya Harlow memiliki bukti yang dapat membebaskan dari jeratan hukuman seumur hidup, untuk itu dia mencoba untuk berkomunikasi dengan pengacaranya untuk mengajukan banding atas keputusan hakim yang memvonisnya

Akan tetapi, sipir penjara selalu melarang Harlow berkomunikasi dengan kuasa hukumnya, para sipir sengaja menghalanginya dengan segala cara agar pengacaranya tidak bisa membantunya mengungkapkan kebenaran. Maka, dari itu para sipir terus menyudutkan perasaannya agar semakin terpuruk, karena para penjaga penjara memiliki kesenangan yang melekat untuk menyiksa fisik dan secara psikologis dengan meninggalkannya di sel isolasi tersendiri.

Harlow selalu menggunakan pengalaman dan studi akademis sebelumnya untuk menjaga kewarasannya, jadi dia mencoba untuk tetap tenang dan disiplin, berlatih olahraga, dan tetap teguh pada posisinya dengan menolak untuk mengakui tuduhan terhadapnya, meskipun satu tanda tangan akan membebaskannya dari tuduhannya. Sel isolasi akan ditiadakan asalkan dia mengakui kejahatan yang tidak pernah dilakukannya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x