Mohon tunggu...
Laksmi Asanti
Laksmi Asanti Mohon Tunggu... Arsitek - Mahasiswa biasa

Enviro unej 18

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Teknologi

Mahasiswa UNEJ Edukasi Orangtua tentang Pentingnya Makanan Bergizi pada Anak Guna Cegah Stunting

16 September 2021   17:07 Diperbarui: 16 September 2021   17:09 20 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Mahasiswa UNEJ Edukasi Orangtua tentang Pentingnya Makanan Bergizi pada Anak Guna Cegah Stunting
Doc. Pribadi 

Kelurahan Kebonsari juga terdapat beberapa fasilitas kesehatan yang dapat diakses. Meskipun belum ada rumah sakit, Kelurahan Kebonsari memiliki satu poliklinik, satu puskesmas, delapan apotek, dan 39 posyandu. Kelurahan Kebonsari menjadi kelurahan dengan jumlah posyandu terbanyak di wilayah Kecamatan Sumbersari. Jumlah tenaga kesehatan yang terdapat di Kelurahan Kebonsari yaitu satu ahli gizi (nutritionist), tujuh dokter praktik, satu perawat, dan tiga bidan. Selain itu terdapat satu mantri kesehatan dan tiga dukun bayi. Akses menuju fasilitas kesehatan yang tersedia tergolong mudah dijangkau.

Posyandu di Kelurahan Kebonsari pada data tahun 2019 telah melaksanakan kegiatan berupa penyuluhan/pendidikan dan pemberian makanan/minuman tambahan sebanyak 39 kali. Artinya kegiatan posyandu di Kelurahan Kebonsari terbilang cukup aktif dibandingkan kelurahan - kelurahan lain di Kecamatan Sumbersari. Posyandu di Kelurahan Kebonsari juga mendata berat dan tinggi badan anak. Dari data-data tersebut, terdapat anak-anak yang diklasifikasikan sebagai anak yang mengalami stunting.

Berdasarkan data yang penulis dapatkan dari salah satu kader posyandu di RW 32 kelurahan kebonsari didapati bahwa ada anak yang mengalami tanda -- tanda stunting berdasarkan data tinggi badannya. Anak tersebut bernama Rafardan. Putra dari ibu Dely yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga tersebut berumur 2,5 tahun. 

Pada saat saya mengunjung sasaran ddapat bahwa tinggi badan Rafardan 80 cm yang ditunjukan dari buku KIA. Berdasarkan wawancara yang saya lakukan ibu Dely mengatakan bahwa Rafardan tidak memiliki permasalahan pada makan, Rafardan makan dengan teratur dan tidak begitu pemilih soal makanan, namun Rafardan tidak menyukai susu. Pada umur bulan Rafardan berhenti minum ASI dan dilanjutkan dengan susu formula namun hanya berlangsung beberapa bulan karena Rafardan tidak menyukainya. Sampai saat ini Rafardan tidak minum susu, hanya minum air putih.

Dari permasalahan yang penulis dapatkan di lapangan, penulis akan melaksanakan program kerja yang bertujuan untuk mengedukasi ibu Dely agar kebutuhan gizi Rafardan dapat tercukupi dengan melaksanakan penyuluhan tentang makanan bergizi yang dapat menunjang petumbuhan Rafardan khususnya untuk meningkatkan tinggi badan Rafardan.

Program yang akan penulis laksanakan yaitu penyuluhan tentang makanan apa saja yang mengandung gizi yang tinggi serta pentingnya makanan yang bergizi untuk penunjang pertumbuhan pada Rafardan. Pelaksanaan program berdasarkan permasalahan yang penulis dapatkan dilapangan, serta penulis akan mengajarkan ibu Dely bagaimana cara mengolah makanan yang bergizi dan disukai oleh Rafardan untuk penunjang pertumbuhan tingggi badan Rafardan.

Laksmi Asanti Rusmiyani/181910601056/Kelompok46/DPL:Murtaqib S.Kp.M.Kep

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Teknologi Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Teknologi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan