Mohon tunggu...
laela septia
laela septia Mohon Tunggu... mahasiswa

education enthusiast

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Mahasiswa KKN UNS Mengadakan Pelatihan dan Edukasi Hidroponik Masyarakat Desa Glagah di Klaten

8 Maret 2021   04:46 Diperbarui: 8 Maret 2021   07:12 30 1 0 Mohon Tunggu...

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Kelompok 52 pada hari Minggu, 14 Februari 2021 menggandeng Kelompok Wanita Tani dan Ternak (KWTT) Desa Glagah mengadakan kegiatan pelatihan dan edukasi cara bertanam hidroponik bersama masyarakat di Dusun Karangsalam dan Dusun Notoprajan, Desa Glagah, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten yang dihadiri oleh sekitar 20 orang.

Sesuai penjelasan dari Muhammad Fikri Kanigara selaku Koordinator KKN UNS kelompok 52, tujuan kegiatan ini yakni untuk mengedukasi masyarakat mengenai cara bertanam secara hidroponik.

"Tujuan diadakanya program kerja edukasi dan pelatihan hidroponik adalah agar masyarakat Desa Glagah mendapatkan ilmu baru tentang penanaman tanaman secara hidroponik,  karena penanaman hidroponik sangat mudah dilakukan dan tidak memerlukan lahan yang luas. Selain itu, di saat pandemi ini banyak orang yang bekerja dari rumah sehingga hidroponik ini bisa menjadi salah satu pilihan untuk mengisi waktu luang." ungkap Fikri, Minggu (14/2/2021).

Pada program kegiatan ini kami mengundang pembicara yang merupakan mahasiswa pertanian Universitas Sebelas Maret angkatan 2016 untuk memberikan edukasi mengenai cara bertanam dengan hidroponik. Edukasi yang diberikan kepada masyarakat, yaitu penjelasan tentang alat dan bahan yang diperlukan, langkah -- langkah yang harus dilaksanakan, hingga sistem dan media yang digunakan. Namun pada program ini, edukasi yang diberikan fokus pada sistem NFT (Nutriet Film Technique) dengan media tanam rockwool.

Program ini dilaksanakan dengan cara mengumpulkan masyarakat Dusun Karangsalam dan Notoprajan di KWTT Desa Glagah setelah sehari sebelumnya (13/2/2021) tim KKN UNS kelompok 52 sudah terlebih dahulu membuat kerangka hidroponik, sehingga masyarakat dapat turut melihat hidroponik tersebut secara nyata. Materi disampaikan pembicara melalui power point.  Masyarakat juga diberikan modul pembelajaran hidroponik sebagai buku panduan agar dapat dipelajari.

Fikri mewakili teman-temannya berharap dengan terlaksananya program ini dapat menjadi peluang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pengaplikasian hidroponik ini.

"Kami tim KKN UNS mengharapkan masyarakat Desa Glagah dapat mempelajari lebih dalam mengenai hidroponik serta dapat mengaplikasikannya secara mandiri, khususnya bagi masyarakat Dusun Karangsalam dan Notoprajan. Di samping itu, dengan hidroponik ini harapannya juga bisa dijadikan sebagai penghasilan tambahan bagi warga sekitar Desa Glagah," pungkas Fikri.

VIDEO PILIHAN