Mohon tunggu...
Labora Sitinjak
Labora Sitinjak Mohon Tunggu... Dosen - Dibaharui 13082020

Sebagai dosen keperawatan dengan tingkat pendidikan S3, memiliki tingkat kedisiplinan yang cukup tinggi, berupaya bertanggung jawab dan berbelaskasihan. Bekerja dengan sepenuh hati dengan mengamalkan kasih dan kebaikan.

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Keseimbangan Attitude, Skill dan knowledge dalam profesionalisme SDM Perawat

26 September 2020   18:34 Diperbarui: 26 September 2020   18:44 2122
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kesehatan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Schantalao

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia versi on line dalam https://kbbi. web.id/unggul, diakses tanggal 5/4/2020 Pk. 12.11, unggul adalah lebih tinggi yakni lebih pandai, lebih utama, lebih baik, lebih cakap, lebih kuat, lebih awet daripada yang lainnya. Perawat yang unggul merupakan SDM perawat yang lebih baik, lebih hebat dibanding perawat lainnya termasuk ketika dibandingkan dengan SDM perawat dari luar negeri. Koran Jakarta, 1 April 2018 menyampaikan tentang SDM Unggul Kunci Jadi Negara Besar (http://www.koran-jakarta.com/sumber-daya-manusia-unggul-kunci-jadi-ne-gara-besar/) diakses Minggu, 5/4/2020 Pk 12.33. SDM unggul perawat akan meningkatkan status kesehatan masyarakat. Mayarakat yang sehat akan mendorong produktivitas dan kreativitas yang baik pula.

Kesimpulan

Ketidakseimbangan knowledge, skill & attitude menghambat kesuksesan dan kemajuan individu maupun perusahaan atau organisasi. Sebaliknya keseimbangan knowledge yang tinggi, skill yang bagus & attitude yang baik dalam setiap individu menghasilkan profesionalisme yang tinggi dan menciptakan SDM yang unggul. Hal ini akan menghasilkan kesuksesan individu, perusahaan atau organisasi.

Cara membangun SDM unggul:

Pelatihan dan pengembangan pegawai lewat pendidikan formal dan informal.

Pendidikan dan pelatihan bertujuan agar pegawai menguasai dan mengamalkan pengetahuan, keahlian dan perilaku. Diperlukan penekanan dalam program pendidikan dan pelatihan untuk diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, sehingga setiap SDM berpengaruh besar bagi kualitas perusahaan.

Menghargai keutuhan dari suatu proses

Penilaian yang utuh ini ditujukan pada input, proses, dan output untuk mencapai tujuan jangka pendek maupun panjang. Ambil contoh, seorang perawat yang melakukan perawatan luka. Tidak cukup jika hanya melakukan tindakan dengan cepat dengan bentuk verban rapi dan bersih. Perawat tersebu harus menilai apakah persiapan atau input keseluruhan baik, semisal steril dan lengkap atau mencuci luka sesuai SOP. Tanpa menilai dengan baik input, kemungkinan besar infeksi luka akan menjadi lebih buruk meskipun telah dicuci dan hasil akhirnya terlihat bagus. Sebaliknya ketika seorang perawat yang unggul mencuci luka dengan memperhatikan input yang bagus dan lengkap, langka-langkah sesuai SOP dan output tampak bagus, bisa membuat klien merasa nyaman. Maka, untuk jangka pendek dan jangka panjang, tindakan cuci luka dilakukan dengan utuh, sehingga kesembuhan terjadi dengan cepat dan kualitas pelayanan kesehatan dinilai bagus. Pembentukan SDM yang menghargai pencapaian tujuan berdasarkan input, proses, output dan dampak dari suatu keputusan maupun tindakan perlu terus dilakukan dan dikembangkan.

Lakukan refreshing bersama

Program kegiatan bersama di luar urusan tugas di perusahaan seperti outing bersama, akan meningkatkan rasa memiliki antarindividu/SDM dengan perusahaannya. Acara seperti ini akan berdampak baik terhadap sikap SDM dan perkembangan perusahaan.

Budayakan untuk setiap orang menjadi panutan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun