Puisi

Antara Kopi dan Puisiku

12 Agustus 2017   07:34 Diperbarui: 12 Agustus 2017   07:47 44 1 1

Pagi yang cerah di hari sabtu

Berlari pagi menyambut waktu

Menghibur hati di saat pilu

Agar lenyap terbang bersama sang bayu


Keringat bercucuran basahi badan

Hati pun serasa ringan

Hapuskan atas segala bayangan

Bekali pagi dengan senyum menawan


Jujur malu rasa ungkapkan kata

Semua orang tak peduli aku bicara

Hanya bait kata yang penuh makna

Terangkai dalam syair bak pujangga


Jujur aku malu ungkapkan semua

Tapi tak apa karena hatiku yang bicara

Pagi ini serasa maju selangkah

Melukiskan suasana hatiku hatimu


Saat pagi di hari sabtu

Terngiang jelas rekam jejakmu

Seperti biasa dalam meja bundarku

Kopi hitam temani berpuisiku


Jujur aku banyak menuliskan cinta

Diatas kertas tergores penuh makna

Namun kopi hitamku selalu bicara

Melukiskan hati di segala suasana


Seteguk kopi hitamku

Mengantar sebait puisiku

Segelas kopi hitamku

Menulis sejudul puisiku


Cirebon, 12 Agustus 2017 (07.33 wib)