Mohon tunggu...
mang bolang
mang bolang Mohon Tunggu... Buruh - Belajar Menulis

Buruh Yang lagi asik belajar menulis

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Warung Kopi

16 Januari 2019   06:22 Diperbarui: 16 Januari 2019   08:33 80
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

 Di situ aku selalu hadir

 di saat mentari pagi 

 mulai muncul

.   

  warung kopi

teman setia ku di setiap pagi

secangkir kopi pahit 

kesukaan selalu  menemani

Di sanalah selalu hadir inpirasi

saat itu jari jari lentik ku

mulai berkreasi

entah apa yang akan saji

Warung kopi

jasamu menemani aku setiap pagi

bukan warung remang remang 

di malam hari

Yang selalu menebarkan sensasi

menyajikan body sexi

yang cekal bakal 

mendatangkan bencana di negeri ini***

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun