Mohon tunggu...
Kristo Ukat
Kristo Ukat Mohon Tunggu... Pemuka Agama - Dosen di STP St. Petrus Keuskupan Atambua-Kefamenanu-Timor-Nusa Tenggara Timur

Menulis, Membaca, Fotografi, Bertualang

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Gembala yang Baik

20 Juli 2021   10:00 Diperbarui: 20 Juli 2021   10:02 356
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Tugas seorang gembala yang baik. Ilustrasi Pribadi

Gembala yang baik bertugas menjaga, menuntun, menunjuk, peduli, empati, mengarahkan, mengenal, mengurus, memelihara, merawat, bertanggung jawab, melindungi, memberi rasa aman, menghibur dan memperhatikan kawanan gembalaannya.  Sedangkan gembala yang jahat biasanya bersikap dan bertugas sebaliknya yakni membiarkan, melepas, tidak menjaga, salah memberi petunjuk atau arahan, tidak merawat, tidak peduli dan lain sebagainya.

Kehadiran gembala sesungguhnya harus menunjukkan kebaikan sebagaimana tipe gembala yang baik dan bukan sebaliknya. Ia harus sanggup menjaga nilai-nilai dan prinsip-prinsip kegembalaan tersebut sehingga kawanannya menjadi aman, sehat, bahagia dan sejahtera lahir dan batin. 

Sedangkan gembala yang jahat dengan menunjukkan tipenya yang lebih egoistis karena kepentingan dirinya lebih dominan, akan sangat mudah menciptakan berbagai bentuk ketersesatan di kalangan kawanan gembalaannya.

4. Akibat Kehadiran Gembala

Gembala yang baik yang sanggup memberi aura positif dalam kehadirannya sebagaimana telah diuraikan itu maka membawa dampak positif. Kawanan gembalaan merasa aman, terlindungi, terhibur, diperhatikan dan sebagainya. 

Hal ini terjadi karena sang gembala memiliki sikap peduli, empati dan tanggung jawab yang besar terhadap tugas yang dipercayakan. Ia melibatkan seluruh dirinya dalam mengemban tugas tersebut.

Sedangkan gembala yang jahat, selalu mengukur segala tanggung jawabnya dari sudut pandangnya sendiri. Ukuran yang digunakan adalah dirinya yang egois dan tidak peduli dan hanya sebatas simpati dan mengesampikan rasa empati.

 Akibatnya kawanan gembalanya menjadi terancam dari berbagai arah, berkeliaran tanpa tujuan dan tanpa awasan, tidak beraturan karena sikap membiarkan dan tidak mau peduli yang menebal dalam dirinya. 

5. Gembala Masa Kini

Siapa gembala yang baik masa kini? Inilah pertanyaan yang perlu direfleksikan. Dengan mengacu pada tugas seorang gembala yang baik, maka kita perlu melihat siapa sesungguhnya gembala masa kini. 

Gembala baik masa kini adalah orang yang sanggup melaksanakan tugas menjaga, menuntun, menunjuk, peduli, empati, mengarahkan, mengenal, mengurus, memelihara, merawat, bertanggung jawab, melindungi, memberi rasa aman, menghibur dan memperhatikan kawanan gembalaannya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun