Mohon tunggu...
Kris Ibu
Kris Ibu Mohon Tunggu... Sementara bergulat

Mulailah dengan kata. Sebab, pada mulanya adalah kata.

Selanjutnya

Tutup

Hukum Pilihan

Belajar dari Kasus yang Menimpa Mahfud MD

4 Maret 2019   11:56 Diperbarui: 4 Maret 2019   14:57 247 8 2 Mohon Tunggu...

Seperti disiarkan oleh Kompas TV beberapa hari yang lalu, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD pada Jumat (1/3/2019) pagi mendatangi Polres Klaten, Jawa Tengah. 

Mahfud melaporkan sebuah akun twitter bernama kakekkampret yang dianggap mencemarkan nama baiknya di media sosial. Menanggapi aduan itu Kapolres Klaten, AKBP Aries Andi menyatakan laporan Mahfud akan segera ditindak-lanjuti. Meskipun twit itu sudah dihapus, Kapolres menyatakan jejak digitalnya masih bisa terlacak.

Kasus 'hoaks' dan hinaan apa yang menimpa mantan Ketua MK ini?

Dalam twitnya, akun yang bernama kakekkampret mempertanyakan mobil Toyota Camry B1 MMD milik Mahfud MD. Kira-kira, bunyi pertanyaan  itu seperti ini: "Apa bener Mobil Camry punya anda Plat B 1 MMD adalah setoran dari pengusaha besi kerawang ex cabub PDIP. Jika bener atas dasar apa pemberian itu?"  

Menanggapi hal ini, Mahfud MD menjawab: "Kakek Yth. Pertanyaanmu yg bagus itu nanti Anda yg hrs menjawab mewakili saya di Polri. Anda terlambat utk mencabutnya krn sdh sy beri "like" sejak kemarin sbg isyarat. Lihat sebentar lagi jam 9.30 di Metro TV, TV One, dll. Ada siaran langsung dari kantor Polri. Sy tak bergurau." 

Ia melanjutkan: "Setelah ini Abda akan direpotkan oleh 2 hal: 1) Memenuhi panggilan polisi; 2) Mekayani pokrol yg kajanta akan membela Anda tapi mungkin hanya akan memeras Anda. Salam hormat kakek, 15 menit lagi Kakek lihat tipi ya. "

Pertanyaan dari akun twitter kakekkampret ini, menurut Mahfud MD, masuk dalam kategori hinaan dan penyebaran berita bohong. Begini ciutannya: "Cuitan itu bkn pertanyaan tapi penghinaan dan fitnah yg dirumuskan dlm bentuk tanya.

 Itu sama dgn kalimat, "Apa benar kamu berzina dgn ibumu? Kalau benar, apa alasannya?" Yg begitu bkn pertanyaan tapi hinaan dgn insnuasi pertanyaan.  Semua orang tahu bahwa itu hinaan." Ciutan lainnya berbunyi: 

Meluruskan berita bohong itu, melalui KOMPAS TV, Mahfud pun mengatakan bahwa mobil itu ia beli pada tahun 2013 dua atau empat hari sebelum pensiun. 

Di Twitter, Mahfud menulis demikian: "Sepenuhnya mobil saya terdaftar di Samsat DKI sejak dibeli sampai habis masa pajak DKI, stlh itu dimutasi ke Yogya. Anda cari2 kesalahan dgn mobil itu juga takkan ketemu, hanya buang2 waktu. Pokoknya, Kakek tersayang  harus menjelaskan ke Polisi. Percayalah, ini takkan ngambang." 

Selain itu, menanggapi twit dari #99 @PartaiSocmed, Mahfud mengatakan:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN