Mohon tunggu...
Kris Banarto
Kris Banarto Mohon Tunggu... Praktisi Bisnis

www.ManajemenTerkini.com

Selanjutnya

Tutup

Bisnis Pilihan

Ketika CSR Ditujukan untuk Branding

16 April 2020   21:50 Diperbarui: 14 Januari 2021   12:38 231 2 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Ketika CSR Ditujukan untuk Branding
image Stock Adobe.com

Program CSR (Corporate Sosial Responsibility) merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Tanggung jawab sosial kepada stake holder baik karyawan, pemegang saham, konsumen, masyarakat dan lingkungan. Supaya bisnis dan dampak yang dijalankan bertujuan jangka panjang dan berkelanjutan (sustainable).

Perusahaan tidak hanya profit oriented, tetapi harus melihat dampaknya pada karyawan, masyarakat dan lingkungan (environment). Atas segala tindakan dan keputusan yang tidak cukup hanya mengejar profit dan tidak melanggar hukum tetapi bisnis harus dilakukan dengan menjunjung etika dan moral yang benar. 

Agar tercipta keseimbangan antara pekerja/karyawan & keluarganya, business owner, share holder, masyarakat dan lingkungan sekitar.

CSR bukanlah hanya kegiatan amal dan donasi, CSR juga bukan untuk tujuan branding, tetapi lebih dari itu perusahaan bertanggung jawab atas seluruh sepak terjang yang dilakukan dan dipertanggung jawabkan kepada negara & masyarakat. Tetapi tidak bisa di hindari dengan melakukan kegiatan sosial maka brand image jadi meningkat.

CSR sebaiknya memenuhi 3 P : yaitu perusahaan mendapatkan Profit untuk kelangsungan hidup perusahaan, perusahaan harus memperhatikan People baik di internal maupun eksternal perusahaan dan bagaimana perusahaan menjaga lingkungan baik air, tanah dan udara (Planet), supaya perusahaan dapat meninggalkan heritage yang baik kepada generasi penerus bangsa.

Perusahaan Perhatikan K3

Ada kisah dokter yang menangani pasien sakit paru-paru, ketika ditanya apakah punya riwayat sakit paru-paru dia bilang tidak, apakah merokok dia juga katakan tidak, lalu dokter itu bertanya dulu kerja di mana? Pasien yang sudah pensiun itu menjawab dahulu bekerja di konveksi, lalu dokter melanjutkan pertanyaan apakah waktu bekerja pakai masker, dia jawab tidak. Apakah perusahaan memberikan vitamin, dia jawab juga tidak. 

Ada kemungkinan besar pasien tersebut mengalami sakit paru-paru karena pernah bekerja di konveksi dan tidak menggunakan perlindungan yang memadai dan ironisnya penyakitnya muncul sepuluh tahun kemudian.

Lalu beberapa tahun kemudian dokter mendapat kabar kalau pasien itu meninggal karena sakit paru-paru.  Jadi sebaiknya sebelum perusahaan melakukan program CSR, fokuslah terlebih dahulu pada K3 (Keselamatan dan kesehatan Kerja), jangan sampai risiko karyawan tidak sebanding dengan penghasilannya.

Perusahaan Memperhatikan Kesejahteraan Karyawan

Ada sebuah perusahaan yang rutin untuk memberikan sumbangan sembako ke Panti Asuhan, ia juga sering terlibat dalam pemberian bantuan pada waktu bencana. Rupanya program tersebut hanya untuk kepentingan publikasi, kebetulan perusahaan tersebut sudah terdaftar di BEI.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x