Mohon tunggu...
Koteka Kompasiana
Koteka Kompasiana Mohon Tunggu... Administrasi - Komunitas Traveler Kompasiana

KOTeKA (Komunitas Traveler Kompasiana) Selalu dibawa kemana saja dan tiada gantinya. | Koteka adalah komunitas yang didesain untuk membebaskan jiwa-jiwa merdeka. | Anda bebas menuliskan apapun yang berkaitan dengan serba-serbi traveling. | Terbentuk: 20 April 2015, Founder: Pepih Nugraha, Co-founder: Wardah Fajri, Nanang Diyanto, Dhave Danang, Olive Bendon, Gana Stegmann, Arif Lukman Hakim, Isjet, Ella | Segeralah join FB @KOTeka (Komunitas Traveler Kompasiana) Twitter@kotekasiana, Instagram @kotekasiana dan like fanspage-nya. Senang jika menulis di Kompasiana, memberi tag Koteka dan Kotekasiana di tiap tulisan anda! E-mail: Kotekakompasiana@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Event Komunitas Online Artikel Utama

Simak Wonderful Indonesia: Mempromosikan Indonesia di Jerman Lewat Lagu

29 Juni 2022   22:00 Diperbarui: 1 Juli 2022   03:09 143 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Nyanyi lagu Indonesia di Jerman, yuk (dok.Koteka)

Hi, everyone.

Apa kabar? Masih sehat dan bahagia, bukan.

Sabtu lalu mimin sudah mengajak kalian ke Bogor. Memeriahkan ulang tahun kota hujan yang ke -540, Komunitas Traveler Kompasiana mengundang Kepala Bidang Pariwisata, Ara Wiraswara untuk membeberkan keindahan kota Bogor. Bagai telor ceplok, Bogor menjadi kuning telor di antara kabupaten Bogor, putih telornya. 

Daerah yang kecil tapi memiliki keunggulan 4 potensi wisata, yakni wisata unggulan, kuliner, budaya, dan kampung wisata. Kebun Raya Bogor tentu bukan wisata yang asing bagi sebagian besar orang Indonesia, termasuk Tugu Kunjang, Istana Bogor, dan Surken. 

Wisata kuliner sebagai penyumbang pendapatan daerah diambil dari cafe, restoran, dan kedai yang menawarkan obat lapar dan dahaga di daerah yang berhawa dingin itu. 

Sedangkan Cap Gomeh, lomba lari, dan lomba sepeda merupakan atraksi wisata budaya dan olahraga. Wali Kota Bogor mulai merintis pengembangan perkampungan wisata seperti di Ciharashas, Labirin, Durian, dan Batik Cibuluh.

Nah, teman-teman yang berminat untuk melewati Bogor dan hendak mampir ke tempat wisatanya, lihatlah kalender event secara rutin. Coba, deh bayangkan kalau kalian datang dan melihat event lomba panjat durian. Seru, pasti ya? Tahu sendiri untuk memanjat pohon durian tidak semudah memanjat Bonsai. Jangan lupa, pulangnya bawa oleh-oleh, produk olahan dari durian. 

Kang Ara yang ternyata adalah pasien kedua Corona di Bogor, memaparkan bagaimana bagian pariwisata meningkatkan wisata daerah yang ada melalui kerja sama dengan ASITA dalam Bogor tour edukasi, lomba tiktok dan Reels. 

Grab juga digaet untuk memaksimalkan transportasi ke kampung wisata. Ini pasti semakin bikin semangat karena pulang pergi gampang. Catat ya, di bulan Juli ada panen raya, yang artinya, ada acara heboh!

Turis asing yang biasanya dari Belanda dan Inggris, negara yang memiliki ikatan sejarah hingga mendatangkan mereka yang ingin napak tilas leluhurnya, sebagai penyumbang 10% pemasukan wisata. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Event Komunitas Online Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan