Mohon tunggu...
Koteka Kompasiana
Koteka Kompasiana Mohon Tunggu... Administrasi - Komunitas Traveler Kompasiana

KOTeKA (Komunitas Traveler Kompasiana) Selalu dibawa kemana saja dan tiada gantinya. | Koteka adalah komunitas yang didesain untuk membebaskan jiwa-jiwa merdeka. | Anda bebas menuliskan apapun yang berkaitan dengan serba-serbi traveling. | Terbentuk: 20 April 2015, Founder: Pepih Nugraha, Co-founder: Wardah Fajri, Nanang Diyanto, Dhave Danang, Olive Bendon, Gana Stegmann, Arif Lukman Hakim, Isjet, Ella | Segeralah join FB @KOTeka (Komunitas Traveler Kompasiana) Twitter@kotekasiana, Instagram @kotekasiana dan like fanspage-nya. Senang jika menulis di Kompasiana, memberi tag Koteka dan Kotekasiana di tiap tulisan anda! E-mail: Kotekakompasiana@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Event Komunitas Online Artikel Utama

Sabtu Ini Kita Ngobrol Tentang Situasi Pandemi di Ceko dan Sekilas Praha

26 Januari 2022   03:31 Diperbarui: 26 Januari 2022   13:39 115 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
KotekaTalk | Sumber: Koteka

Hallo, everyone. Apa kabar?

Tetap sehat dan bahagia.

Sabtu lalu Komunitas Traveler Kompasiana sudah mengajak kalian ke Mojokerto. Keindahan Indonesia dari Jawa Timur itu mengingatkan kita pada kejayaan Majapahit.

Yuk Bertalenta Kabupaten Mojokerto 2021, Prasta Tyasih Trisoka Wijayanti telah memperlihatkan video buatannya yang memperkenalkan Mojokerto dengan patung Budha tidur, Trowulan dan air terjun Dlundung.

Putri kelahiran Mojokerto, 5 Oktober 2004 itu hobi menari, teater, puisi dan pidato. Nggak heran jika selain sebagai Yuk, ia adalah pemegang medali perunggu kejurda dance sport, Juara 1 lomba vlog sejatim, dan 50 besar finalis Indonesians got talent.

Karakter masyarakat zaman Patih Gajahmada dan Raden Wijaya itu menurutnya juga menurun pada masyarakat zaman now di sana. 

Ia mengatakan bahwa selain sebagai bentengnya Majapahit, Mojokerto juga disebut sebagai kota onde-onde. Penganan ini diyakini sebagai jajan tradisional sejak zaman Majapahit. 

Sekarang ini sudah banyak modifikasinya, kulit bundar dari tepung beras ketan tidak hanya berisi kacang hijau tapi juga coklat dan keju. Tentu saja ini disesuaikan dengan perkembangan zaman, di mana masyarakat mulai terpengaruh dengan snack orang barat.

Dari Indonesia, Koteka mengajak kalian untuk ke luar negeri.

Kali ini kita ke Praha, Ceko. Bekerja sama dengan KBRI Praha dan Jurusan Keperawatan Poltekes Kemenkes Kupang, akan membahas tentang "Situasi Pandemi di Ceko dan Sekilas Praha." Dubes H.E. Kenssy D. Ekaningsih akan menjawab beberapa pertanyaan seperti:

  • Berapa jumlah kasus omikron di sana?
  • Ada berapa warga Indonesia yang terpapar Covid-19?
  • Apakah masyarakatnya antusias dalam mengikuti program vaksinasi?
  • Bagaimana gambaran kehidupan di sana selama pandemi?
  • Wisata apa saja yang patut direkomendasikan bagi traveler yang hendak berkunjung ke Praha?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Event Komunitas Online Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan