Mohon tunggu...
Koteka Kompasiana
Koteka Kompasiana Mohon Tunggu... Komunitas Traveler Kompasiana

KOTeKA (Komunitas Traveler Kompasiana) Selalu dibawa kemana saja dan tiada gantinya. | Koteka adalah komunitas yang didesain untuk membebaskan jiwa-jiwa merdeka. | Anda bebas menuliskan apapun yang berkaitan dengan serba-serbi traveling. | Terbentuk: 20 April 2015, Founder: Pepih Nugraha, Co-founder: Wardah Fajri, Nanang Diyanto, Dhave Danang, Olive Bendon, Gana Stegmann, Arif Lukman Hakim, Isjet, Ella | Segeralah join FB @KOTeka (Komunitas Traveler Kompasiana) Twitter@kotekasiana, Instagram @kotekasiana dan like fanspage-nya. Senang jika menulis di Kompasiana, memberi tag Koteka dan Kotekasiana di tiap tulisan anda! E-mail: Kotekakompasiana@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Event Komunitas Online Artikel Utama

Buruan Daftar, Zoom Koteka Sabtu Ini Membahas Si Cantik "Aurora" bersama Dr. Tien

20 Januari 2021   07:00 Diperbarui: 20 Januari 2021   14:07 112 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Buruan Daftar, Zoom Koteka Sabtu Ini Membahas Si Cantik "Aurora" bersama Dr. Tien
Ketemu Aurora, yuk! (dok.Koteka)

Kalian pernah mendengar kata "Aurora"? Barangkali gebetan kalian waktu sekolah, tetangga atau kenalan di perjalanan. Adu-duh, membayangkan nama Aurora, rasanya pantas kalau disandingkan dengan padan kata: cantik, wajah bening, indah dan lembut. Selangit!

Baiklah,  Sabtu ini, Koteka akan membahas aurora, deh.

Bedanya, aurora yang akan kita bahas kali ini adalah phenomena alam di Greenland. Hayo, negara mana itu? Betul, ini adalah negara otonom dari kerajaan Denmark yang terletak di Samudra Arktik dan Atlantik. Ini juga daerah di mana pada abad ke -26 SM telah menjadi pemukiman Paleo-Eskimo dan diserahkan ke Denmark sejak 14 Januari 1814.

Apa sih, yang istimewa di sana? Ya, si Aurora ini. Sebenarnya ada dua Aurora di bumi ini, yakni di kutub utara dan kutub Selatan. Untuk di utara namanya Aurora Borealis dan di selatan, Aurora Sorealis.

Aurora, atau cahaya yang terbentuk karena adanya medan magnet di dua kutub tadi, partikelnya dipancarkan oleh matahari. Hijau, dah warnanya langit. Cakep banget, bukan? Aurora juga disebut cahaya polar. Tempat yang bisa dikunjungi untuk melihatnya adalah Islandia, Alaska, Canada, Norwefia, Swedia, Finlandia, tasmania, New Zealand dan Greendland.

Bagaimana, ya rasanya menyaksikan keindahan tiada tara ini dengan mata kita? Semoga tidak pingsan saking kagetnya. Apalagi, daerahnya dingin, tuh. Biasanya kann, ini hanya bisa disaksikan pada musim tertentu. Dari Agustus sampai April, katanya yang paling bagus adalah akhir tahun dan awal tahun, musim dingin!

Adalah dokter gigi Thien. Pengungsi dari Vietnam yang besar di Denmark dan akhirnya berhasil mendapatkan beasiswa sekolah kedokteran sampai gelar master ini kemudian menjadi dokter di Greenland. Di sanalah, ia menangkap cahaya hijau itu.

Meski sekarang ini posisinya ada di Norwegia, ia masih ingat betul pengalaman spektakulernya tersebut, dan ingin berbagi dengan kita tentangnya dan sekilas tentang negara pulau yang sepi, dingin tapi luar biasa kekuatan alamnya itu.

Untuk itu, Komunitas Traveler Kompasiana ingin mengundang kalian pada:

  • Hari/Tanggal: Sabtu, 27 Januari
  • Pukul: 16-17 WIB atau 10-11 CET
  • Tempat: zoom
  • Tema: Tien's Experience: Catching the Northern Lights in Greenland
  • Narsum: Dr. Tien Hoang Than (dokter gigi/traveler di Norwegia)
  • Bahasa: Inggris dengan terjemahan seperlunya

Jadi tunggu apa lagi, segera berbondong-bondong daftar dan ketemu Aurora  ... jumpa Sabtu! (AG)

VIDEO PILIHAN