Mohon tunggu...
Kornelis Jama Nuna
Kornelis Jama Nuna Mohon Tunggu... Penulis - Bachelor of Civic Education in a UNIDHA MALANG

Berkarya bagiku adalah sebuah seni yang indah dan mengesankan

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Legenda Watu Malando yang Menjadi Salah Satu Wisata di Pulau Sumba Barat Daya

7 Oktober 2021   20:48 Diperbarui: 7 Oktober 2021   21:23 329
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sosbud. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/Pesona Indonesia

Watu Malando merupakan salah satu wisata yang tersohor di kenal wisatawan di Pulau Sumba. Oleh sebab itu salah menceriterakan legenda Watu Malando menurut presepsi masyarakat Sumba Barat Daya Khususnya di Kodi  Balaghar. 

Menurut legendanya pada jaman dahulu kala hidup Di kala itu,dan pada saat itu mereka tiba-tiba dilandai kelaparan yang sangat hebat. sehingga membuat mereka pergi ke suku Gaura untuk mendapatkan bantuan makanan untuk bisa menyambung hidup mereka. 

Tetapi sebelum mereka sampai di tempat tujuan mereka merasa lapar dan berhenti untuk memasak bekal makanan yang mereka bawa itu di lokasi Watu Malando itu. 

Sehabis itu mereka sedang memasak bekal makanan masing-masing, ada yang masak jewawut dan makanan lainnya yang boleh di bilang lambat proses masakan lambat matang sehingga mereka saling memanggil untuk melanjutkan perjalanan namun diantara mereka bersahut-sahutan bilang belum matang sehingga mereka terjebak menyebut salah kalimat kutuk sehingga mereka berubah menjadi batu. 

Demikian Legenda Watu Malando Berdasarkan Presepsi Masyarakat Kodi Balaghar,. Semoga Bermanfaat Dan Menjadi Pengalaman Baru Tentang Legenda Watu Malando

 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun