Dani Setiawan
Dani Setiawan

Free edukasi bagi yang tertarik belajar investasi di pasar modal Indonesia melalui reksadana dan saham

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Bersyukurlah Jika Anda Bisa Menabung

14 November 2017   15:41 Diperbarui: 14 November 2017   18:11 190 0 0
Bersyukurlah Jika Anda Bisa Menabung
sumber: dok.pribadi

Pertama bersyukurlah bagi kita yang sudah memiliki usaha atau pekerjaan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Masih banyak sebagian masyarakat kita yang tidak memiliki pekerjaan atau sudah memiliki pekerjaan tetapi penghasilannya belum cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup layak. Jika diukur melalui Upah Minimum Provinsi (Contoh UMP DKI 2017 3,4 juta) masih banyak pekerja yang mendapatkan upah dibawah standar minimum.

Semakin besar pendapatan kita semakin besar pilihan untuk memenuhi kebutuhan dasar tetapi belum tentu bisa memenuhi keinginan atau gaya hidup kelas atas. Pentingnya untuk mengatur keuangan dengan tidak membelanjakan semua penghasilan yang didapatkan. Konsep menabung yang sudah diajarkan orang tua adalah menyimpan sebagian uang dalam bentuk tabungan atau celengan untuk digunakan di masa depan.

Banyak orang mengeluh karena kecilnya penghasilan, tidak dapat menyisihkan uangnya untuk menabung. Menyisihkan penghasilan untuk menabung memang terkait erat dengan disiplin dan gaya hidup. Sebenarnya bukan besar kecilnya penghasilan yang paling utama tetapi adalah bagaimana mengatur pemasukan dan pengeluarannya.

Kalau ada pernyataan orang penghasilan besar tidak mungkin bangkrut??? Anda ingat Mike Tyson, petinju legendaris berpenghasilan sampai 5 Trilyun akhirnya bangkrut pada tahun 2003.(Lihat Gambar untuk ilustrasi)

Gaya hidup konsumtif memang menjadi primadona bagi sebagian kalangan masyarakat.

Banyak orang setelah gajian, gajinya habis untuk membayar utang kartu kredit dan memiliki gaya hidup diatas penghasilannya walaupun harus utang melalui kartu kredit. Sebagian lagi gaya hidup boros, tidak bisa mengontrol pengeluaran yang harusnya tidak diperlukan.

Besar kecilnya penghasilan sebenarnya relatif jika sudah memiliki kemampuan untuk mengatur keuangan pribadinya.

Di Indonesia tidak sedikit orang yang berpenghasilan kecil sanggup menabung untuk naik haji.

Itulah salah satu bagian kecerdasan finansial dalam mengelola keuangan pribadi.

Seperti ada pepatah sedia payung sebelum hujan, menabung diperlukan untuk berjaga-jaga kebutuhan di masa depan.

Terakhir sekali lagi bersyukurlah jika kita telah memiliki penghasilan dan punya kemampuan untuk mengelolanya secara bijaksana.

Mari mulai belajar mengelola keuangan anda secara pribadi untuk masa depan yang lebih baik.

Dani RSA