Mohon tunggu...
Kompasiana News
Kompasiana News Mohon Tunggu... Editor - Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana: Kompasiana News

Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana. Kompasiana News digunakan untuk mempublikasikan artikel-artikel hasil kurasi, rilis resmi, serta laporan warga melalui fitur K-Report (flash news).

Selanjutnya

Tutup

Entrepreneur Pilihan

Usaha Rumahan dan Cara Mereka Terbebas dari Persaingan

5 Oktober 2021   18:15 Diperbarui: 7 Oktober 2021   14:21 215 5 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
ilustrasi usaha rumahan (sumber: PEXELS/Kaique Rocha)

"iseng-iseng berhadiah". Mungkin itulah pikiran beberapa orang ketika ingin memulai suatu usaha. Tetapi, dilihat dari situasi seperti sekarang, istilah tersebut tidak lagi berlaku.

Kondisi seperti sekerang ini memang sangat sulit, apalagi untuk memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari. Inilah yang menyebabkan di masa sekarang banyak sekali yang mencoba usaha rumahan.

Jika kita lihat kondisi sekarang, banyak sekali kegiatan dilakukan dari rumah. Oleh karena itu, membuka usaha rumahan bisa menjadi sebuah usaha yang sangat menjanjikan loh.

Memang membangun usaha rumahan itu gampang-gampang susah. Penuh perjuangan jatuh bangun, meski banyak jatuhnya ketimbang bangunnya. Kata salah satu Kompasianer Bayu Samudra.

Tetapi, tidak ada salahnya bukan mencoba usaha rumahan. Siapa tau ada feedback yang memuaskan dari usaha rumahan yang kalian dirikan.

Selain jangan sepelekan usaha rumahan, ada juga orang kantoran ingin banting setir ke usaha rumahan, hingga cara membangun usaha rumahan terbebas dari persaingan.

Berikut konten-konten menarik di Kompasiana agar bisa membangun usaha rumahan.

Inspirasi dari "Julie & Julia", Jangan Sepelekan Usaha Rumahan Ibu Rumah Tangga

Meryl Streep dalam film Julie & Julia (2009).(IMDb via KOMPAS.com)
Meryl Streep dalam film Julie & Julia (2009).(IMDb via KOMPAS.com)

Kisah Julia adalah kisah nyata, bagaimana seorang wanita yang tampak seperti harus meninggalkan karir dan kesempatan untuk dirinya sendiri, tapi pada akhirnya menemukan passion dalam kesehariannya.

Dari pada terpaksa menghabiskan hari-harinya mengejar sesuatu yang tak pasti dan mengorbankan keluarga, lebih baik mengejar passion yang sesuai dengan kita. (Baca selengkapnya)

Mengapa Tidak Semua Orang Berbakat Jadi Pedagang?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Entrepreneur Selengkapnya
Lihat Entrepreneur Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan