Mohon tunggu...
Kompasiana News
Kompasiana News Mohon Tunggu... Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana: Kompasiana News

Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana. Kompasiana News digunakan untuk mempublikasikan artikel-artikel hasil kurasi, rilis resmi, serta laporan warga melalui fitur K-Report (flash news).

Selanjutnya

Tutup

Hobi Artikel Utama

Menulis adalah Terapi Jiwa

25 September 2020   18:26 Diperbarui: 26 September 2020   05:33 1204 65 21 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Menulis adalah Terapi Jiwa
Ilustrasi (Freepik/Arthur Hidden)

Menulis, menulis, dan terus menulis. Barangkali ini yang menjadi intisari pembicaraan penuh edukatif dan inspiratif A-Z Kompasiana, Kamis (24/09/2020), yang disiarkan secara live melalui channel Youtube Kompasiana.

Program bertajuk "Mengenal Mereka yang Konsisten Menulis di Kompasiana" dan dipandu langsung oleh COO Kompasiana Nurulloh menghadirkan tiga Kompasianer yang begitu menginspirasi. Kompasianer Tjiptadinata Effendi yang berdomisili di Perth Australia, Kompasianer Katedrarajawen di Tangerang, dan Kompasianer Rustian Al Ansori di Bangka.

Yang menarik, ketiga Kompasianer ini sama-sama telah membuat lebih dari lima ribu artikel sejak pertama kali bergabung bersama Kompasiana. Tentu, sebuah pencapaian yang tidak hanya menginspirasi tapi juga perlu diapresiasi.

Pertemuan mereka dengan Kompasiana pun memiliki cerita yang berbeda-beda. Kompasianer Katedrarajawen, misalnya, ia mengaku mengetahui Kompasiana dari satu pemberitaan di Harian Kompas pada 2009.

Sementara Kompasianer Tjiptadinata mendapat ajakan bergabung dengan Kompasiana dari penerbit buku Elex Media. Sedangkan Kompasianer Rustian mengenal Kompasiana secara tak sengaja dari media sosial Facebook pada 2014.

Kompasiana, bagi para Kompasianer ini memiliki sesuatu hal yang membuat mereka ingin terus menulis. Salah satu yang paling menonjol adalah interaksi sesama penulis.

Menurut Kompasianer Katedrarajawen interaksi di Kompasiana membuatnya terkesan dan bisa bertemu dengan teman-teman lainnya.

"Saya sebenarnya punya blog sendiri, dan teman-teman bikin website juga. Tapi engga tahu menulis di Kompasiana punya sesuatu. Connecting dengan yang lain itu yang membuat saya terkesan," kata Kompasianer yang juga akrab disapa Pak Kate itu.

Demikian juga yang dikatakan Kompasianer Rustian Al Ansori yang mengaku mendapat kepuasan batin ketika tulisannya dibaca banyak orang dan dibagikan di media sosial kompasiana dengan jumlah pengikut yang banyak.

Perihal tulis menulis ketiganya tidak ada motivasi khusus. Mereka hanya ingin berbagi hal-hal positif kepada para pembaca dan bisa bermanfaat untuk dibaca banyak orang.

"Topik apa saja yang saya tulis. Karena sambil belajar. Tapi belakangan saya sering menulis tentang arti-arti atau renungan kehidupan yang positif. saya ingin membagikan hal positif kepada pembaca," kata Kompasianer Katedrarajawen.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN