Mohon tunggu...
Kompasiana News
Kompasiana News Mohon Tunggu... Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana: Kompasiana News

Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana. Kompasiana News digunakan untuk mempublikasikan artikel-artikel hasil kurasi, rilis resmi, serta laporan warga melalui fitur K-Report (flash news).

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup Pilihan

Longgarnya Protokol Kesehatan dalam Kereta hingga Duka Generasi Sandwich

24 Juli 2020   04:40 Diperbarui: 24 Juli 2020   05:35 909 17 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Longgarnya Protokol Kesehatan dalam Kereta hingga Duka Generasi Sandwich
Petugas merapikan pelindung wajah di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2020). Kereta Api Jarak Jauh Reguler kembali beroperasi dan ada satu kereta yang diberangkatkan yakni dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Purwokerto di Jawa Tengah, pengoperasian diikuti dengan penerapan protokol pencegahan COVID-19.(Foto: KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Semenjak dioperasikannya kembali kereta api jarak jauh pada 12 Juni lalu, masyarakat mulai mencoba menggunakan moda transportasi ini di masa adaptasi kebiasaan baru. Protokol kesehatan jadi hal yang wajib dipraktikkan oleh pihak KAI atau penumpang sendiri.

Sayangnya tak semua penumpang tertib mematuhi aturan protokol kesehatan di dalam kereta, seperti yang dikeluhkan Kompasianer Hendra Wardhana. Sudah begitu ia merasa pengawasan dari petugas saat itu masih cukup longgar sehingga membuatnya tak nyaman.

Masih ada hubungannya dengan cerita di atas, Kompasianer Sigit Eka Pribadi pun dalam artikelnya menyoroti "kengeyelan" masyarakat dalam masa adaptasi kebiasaan baru ini. Dipikir sudah kembali ke normal, padahal bahaya masih mengancam.

Berikut 5 artikel populer di Kompasiana kemarin (23/07), termasuk soal momentum Hari Anak Nasional, duka generasi sandwich, hingga cemilan dalam rapat.

Longgarnya Pengawasan Protokol Kesehatan KAI Bikin Penumpang Kereta Cemas

Mudik yang tertunda (Foto: Dok. Hendra Wardhana)
Mudik yang tertunda (Foto: Dok. Hendra Wardhana)
Perasaan was-was mendadak menyergap. Seorang penumpang yang duduk di kursi nomor 5 berulang kali bersin. Parahnya ia tak menggunakan masker. Saya yang berjarak dua nomor kursi darinya melihatnya santai bermain smartphone. (Baca selengkapnya)

Ketelanjuran "New Normal" Sebabkan "Ngeyel di Atas Normal"

Warga berbelanja berbagai kebutuhan lebaran saat masa PSBB. (Sumber: ANTARA FOTO/IGGOY EL FITRA via kompas.com)
Warga berbelanja berbagai kebutuhan lebaran saat masa PSBB. (Sumber: ANTARA FOTO/IGGOY EL FITRA via kompas.com)
Banyak masyarakat yang sudah tak lagi mengindahkan peraturan wajib protokol kesehatan terkait pandemi. Penulis pernah sesekali mencoba mengingatkan, justru malah kena maki. Ngeyel. Padahal kita tahu virus masih mengintai. (Baca selengkapnya)

Anak-anak Indonesia, Berkilaulah!

Ilustrasi anak-anak Indonesia, masa depan bangsa (Sumber: Kompas.com)
Ilustrasi anak-anak Indonesia, masa depan bangsa (Sumber: Kompas.com)
Anak merupakan penentu wujud dan kehidupan suatu bangsa di masa depan. Nampaknya melibatkan anak-anak pada forum musyawarah pembangunan pun sudah menjadi amanat regulasi kita, dengan harapan bisa menjadi jembatan untuk menyalurkan aspirasi mereka. (Baca selengkapnya)

Duka Lara Menjadi Generasi Sandwich

Generasi sandwich menanggung finansial orangtua dan anak (Sumber: Kompas.com)
Generasi sandwich menanggung finansial orangtua dan anak (Sumber: Kompas.com)
Generasi sandwich merupakan generasi yang mengalami himpitan dua tanggungan finansial sekaligus, untuk orangtua dan juga anak. Masalah generasi ini sebenarnya bukan hanya perkara uang, lebih dari itu, sangat kompleks. Mereka seringkali mengalami kelelahan batin. (Baca selengkapnya)

Balada Rapat dan Cemilan

ilustrasi cemilan ketika rapat atau kerja. (sumber: Shutterstock via kompas.com)
ilustrasi cemilan ketika rapat atau kerja. (sumber: Shutterstock via kompas.com)
Ada ungkapan, logika tanpa logistik itu susah jalan. Logika maksudnya bahwa dalam rapat itu peserta rapat dituntut untuk berpikir mengeluarkan pendapat atau gagasan. Sedangkan logistiknya adalah makanan. Namun di masa pandemi, kebiasaan tersebut diimbau untuk dihilangkan. (Baca selengkapnya)

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x