Mohon tunggu...
Kompasiana News
Kompasiana News Mohon Tunggu... Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana: Kompasiana News

Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana. Kompasiana News digunakan untuk mempublikasikan artikel-artikel hasil kurasi, rilis resmi, serta laporan warga melalui fitur K-Report (flash news).

Selanjutnya

Tutup

Media Pilihan

Terpopuler: Manuver Politik Amien Rais hingga Terapi Plasma Pasien Sembuh Covid-19

13 Mei 2020   04:34 Diperbarui: 13 Mei 2020   04:32 1403 3 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Terpopuler: Manuver Politik Amien Rais hingga Terapi Plasma Pasien Sembuh Covid-19
Amien Rais (tengah) menunjukkan buku berjudul Jokowi People Power. (Foto: ANTARA FOTO/APRILLIO AKBAR)

Apa yang terjadi pada Kongres V PAN untuk periode 2020-2025 ternyata masih meninggalkan cerita baru: Amien Rais ternyata mundur dari partai yang telah ia bangun.

Diskursusnya menjadi semakin menarik, seperti manuver politik apa yang akan dilakukan PAN jika tanpa adanya Amien Rais dan keluarganya? Mungkinkah PAN akan bertahan, tetapi partai berlambang matahari itu harus berusaha keras mempertahankan popularitasnya?

Walaupun begitu, masih ada agenda terdekat meski diundur, yaitu Pemilihan Kepala Daerah yang dilakkan serentak pada akhir tahun 2020.

Selain kabar mengenai manuver politik Amien Rais, masih ada konten menarik lainnya seperti terapi plasma untuk pasien yang sudah sembuh dari covid-19 hingga kenangan masa kecil ketika ramadan: main petasan. Inilah 5 konten menarik di kompasiana, kemarin:

1. Menunggu Amien Rais Memanfaatkan Momentum 21 Mei
Amien Rais. Kompas.com/kristianto purnomo
Amien Rais. Kompas.com/kristianto purnomo

Apakah momentum Hari Peringatan Reformasi akan dimanfaatkan Amien Rais untuk mendeklarasikan partai baru yang akhir-akhir ini kencang berembus? (Baca selengkapnya)

2. Melarung Mimpi Jokowi
Joko Widodo (kiri) dan Jusuf Kalla (kanan) saat meneriakkan salam kebangsaaan usai menyampaikan pidato di atas geladak sebuah kapal Phinisi yang bersandar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Selasa (22/7/2014) malam. (Foto: Warta Kota/Henry Lopulalan)
Joko Widodo (kiri) dan Jusuf Kalla (kanan) saat meneriakkan salam kebangsaaan usai menyampaikan pidato di atas geladak sebuah kapal Phinisi yang bersandar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Selasa (22/7/2014) malam. (Foto: Warta Kota/Henry Lopulalan)

Sedikit mengingatkan, ketika dalam pidato kemenangan itu, Jokowi menggaungkan ikrar hendak membangun Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

Namun, bagaimana realisasinya sampai saat ini? Terlebih ketika adanya kasus eksploitasi ABK WNI. Itu tak hanya melanggar HAM,  tapi sekaligus "mengkhianati" janji Poros Maritim yang telah disampaikan Jokowi di hadapan pemimpin-pemimpin dunia pada 2016 lalu. (Baca selengkapnya)

3. Plus-Minus Terapi Plasma Darah Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia
China menemukan salah satu cara menyembuhkan infeksi virus corona, yakni dengan plasma darah bekas penderitanya (Gambar: Shutterstock.com via Kompas.com)
China menemukan salah satu cara menyembuhkan infeksi virus corona, yakni dengan plasma darah bekas penderitanya (Gambar: Shutterstock.com via Kompas.com)

Pasien sembuh Covid-19 belum tentu mudah diminta mendonorkan darahnya. Tingkat kesadaran berdonor darah di Indonesia kurang 2% dari jumlah penduduk.

Namun, beberapa rumah sakit besar di Jakarta sudah mulai melakukan penelitian mengenai terapi plasma ini dan beberapa pasien menunjukkan hasil yang baik. (Baca selengkapnya)

4. Ketika Speaker Luar Mushola Tepat Mengarah ke Rumah
ilustrasi pengeras suara. (Foto Dokumentasi: Kompas.com)
ilustrasi pengeras suara. (Foto Dokumentasi: Kompas.com)

Sekali waktu seorang teman pernah curhat: merasa tidak nyaman dengan suara speaker yang keluar dari mushola yang terletak tak jauh dari rumahnya yang tidak digunakan sesuai aturan.

Meskipun penggunaan speaker sebetulnya sudah menjadi hal yang biasa, akan tetapi akan sangat tidak etis dan bijak jika digunakan tidak sesuai aturan. Bukan begitu? (Baca selengkapnya)

5. [Humor Ramadan] Petasan dalam Celana
ilustrasi mainan petasan. (sumber: pixabay)
ilustrasi mainan petasan. (sumber: pixabay)

Main petasan memang menyenangkan, meski kita tahu itu amat berbahaya. Akan tetapi, sungguh, keceriaan saat itu adalah ketika petasa dimasukan ke dalam celana dan melihat detik-detik petasan meledak. Duarrr!! Keceriaan dan kenangan masa kecil saat bulan ramadan. (Baca selengkapnya)

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x