Mohon tunggu...
Kompasiana News
Kompasiana News Mohon Tunggu... Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana: Kompasiana News

Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana. Kompasiana News digunakan untuk mempublikasikan artikel-artikel hasil kurasi, rilis resmi, serta laporan warga melalui fitur K-Report (flash news).

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Terpopuler: Waspadai "The Deadly Quartet" hingga Pengaruh Corona terhadap Ekonomi China

29 Februari 2020   04:44 Diperbarui: 29 Februari 2020   16:47 2122 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Terpopuler: Waspadai "The Deadly Quartet" hingga Pengaruh Corona terhadap Ekonomi China
(sumber: drbillsukala.com)

Gaya hidup zaman sekarang punya dampak berbuntut, termasuk terhadap kesehatan.

Adalah The Deadly Quartet The Deadly Quartet: 4 sekawan yang dikategorikan sebagai penyebab kematian secara tiba-tiba. 4 sekawan itu meliputi kegemukan, diabetes, hiperkolestrol dan hipertensi. Ancaman ini, bila dibiarkan, dapat menyebabkan kematian.

Selain tentang itu, ada juga virus corona yang masih menjadi topik hangat. Salah satunya adalah mengenai dampak virus ini terhadap perekonomian China, yang konon berdampak luas. Benarkah demikian?

Berikut 5 artikel terpopuler di Kompasiana: 

1. Waspada, "The Deadly Quartet" Mengintai Keselamatan Hidup Anda!

The Deadly Quartet ini antara satu dengan yang lainnya saling berkaitan. Seseorang yang mengalami obesitas cenderung memiliki kolesterol tinggi dan hipertensi. Dan hipertensi memicu terjadinya diabetes. Diabetes akan berujung pada serangan jantung dan stroke.

"Jadi jika ada yang mengatakan badan gemuk pertanda hidupnya makmur dan sehat, itu mitos! Faktanya, dari tubuh over weight beragam penyakit siap mengintai," dokter menegaskan. (Baca selengkapnya)

2. Ekonomi China Kebal Virus Corona?

(Sumber: AFP/Jung Yeon-Je via South China Morning Post)
(Sumber: AFP/Jung Yeon-Je via South China Morning Post)

Sejak diserang virus Corona hingga detik ini, pertumbuhan ekonomi China dikabarkan melemah sebesar 1 persen, pelemahan tersebut dipicu oleh menurunnya belanja domestik untuk produk makanan dan minuman.

Zhu min, yang menjabat sebagai kepala National Financial Research Institute dari Tsinghua University Beijing memperkirakan bahwa belanja konsumen akan anjlok 59,7 miliar dollar AS. (Baca selengkapnya)

3. Ketika Hujan (Tak Lagi) Bikin Tidur Nyenyak

(Sumber: Foto dok. Dizzman)
(Sumber: Foto dok. Dizzman)

Kejadian kedua dalam 2 bulan terakhir membuat saya benar-benar tak lagi dapat tidur nyenyak di malam hari, apalagi bila mendengar suara hujan.

Kalau dulu saya bisa menikmati derasnya hujan sambil kemulan di kasur, sekarang justru harus siaga untuk mengantisipasi masuknya air ke dalam rumah. Repotnya dalam dua peristiwa tersebut hujan selalu turun di malam hingga dini hari sehingga membuat waktu tidur menjadi terbatas. (Baca selengkapnya)

4. "The Invisible Man," Perpaduan Horor Psikologi, Thriller, dan Science Fiction

(Sumber: looper.com)
(Sumber: looper.com)
The Invisible Man tak sekedar film horor. Film ini merupakan perpaduan dari film psikologi, thriller, dan science fiction yang akan membuat penonton tegang sekaligus penasaran tentang apa yang dialami oleh sang tokoh utamanya, Cecilia.

Penonton bisa merasakan kecemasan yang dialami Cecilia, ketika orang-orang tidak percaya omongannya. Cecilia bahkan menjadi tersangka pembunuhan, padahal ia yakin bahwa bukan dirinya yang melakukan pembunuhan tersebut. (Baca selengkapnya)

5. Anak Buahnya "Undur Diri" di Tengah Polemik, Anies Tetap Santuy

(Sumber: KOMPAS.COM/KRISTIANTO)
(Sumber: KOMPAS.COM/KRISTIANTO)

Saat Anies tengah kelimbungan memikirkan masalah penanganan banjir. Baik terkait korban terdampak maupun solusi antisipasi banjir susulan, Subejo, anak buahnya yang menjabat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta, malah mengundurkan diri, Senin (24/2/2020).

Belum jelas apa yang menjadi alasan Subejo mengundurkan diri dari jabatannya di tengah rentetan bencana banjir yang melanda Jakarta sejak awal tahun 2020. (Baca selengkapnya)

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x