Mohon tunggu...
Kompasiana News
Kompasiana News Mohon Tunggu... Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana: Kompasiana News

Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana. Kompasiana News digunakan untuk mempublikasikan artikel-artikel hasil kurasi, rilis resmi, serta laporan warga melalui fitur K-Report (flash news).

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Artikel Utama

[Populer dalam Sepekan] Deteksi Banjir | Menu Sehat Musim Hujan | Menjenguk Merapi

5 Januari 2020   16:15 Diperbarui: 5 Januari 2020   21:04 1491 6 0 Mohon Tunggu...
[Populer dalam Sepekan] Deteksi Banjir | Menu Sehat Musim Hujan | Menjenguk Merapi
Sejumlah warga mengevakuasi barang berharga di rumah mereka yang sempat terendam banjir di kawasan Pondok Gede Permai, Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat, Kamis(2/1/2020). Banjir di kawasan tersebut, merupakan banjir terparah di wilayah Bekasi. (Foto: KOMPAS.com/M ZAENUDDIN)

Tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir membuat beberapa wilayah di Indonesian terendam banjir. Tidak hanya di Jadetabek, banjir juga terjadi di Kabupaten Lebak, Banten.

Banjir tersebut berasal dari luapan Sungai Ciberang dan Cimangenteung menerjang daerah Kecamatan Cipanas dan Lebak Gedong.

Sementara itu, menurut BNPB, pada Selasa (31/12/2019), banjir pun melanda 6 desa di Kabupaten Seluma, Bengkulu.

Selain imbauan kepada masyarakat untuk lebih hati-hati dan mengevakuasi diri bila daerahnya berpotensi banjir, ada juga layanan yang baru saja dirilis oleh BMKG, Ditjen Sumber Daya Air KemenPUPR, dan Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk memantau prakiraan potensi banjir yang mencakup banjir tinggi, menengah, rendah dan aman dari kejadian banjir.

Selain topik mengenai banjir, masih ada artikel menarik dan terpopuler lainnya di Kompasiana pada pekan ini seperti resolusi tahun baru hingga melihat kembali museum tempat Gunung Merapi pernah meletus pada 2010 silam.

Berikut 5 artikel terpopuler di Kompasiana dalam sepekan:

1. Catat, Ini Cara Deteksi Potensi Banjir Berbasis Digital

Hujan deras yang mengguyur Jakarta mengakibatkan banjir di sejumlah titik lokasi. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan yang mengguyur Jakarta saat ini belum merupakan puncak musim penghujan.

Oleh karena itu, Kompasianer Faqih Ma arif menyarankan untuk juga memantau prakiraan banjir dari layanan yang baru diluncurkan oleh 3 instansi pemerintah.

"BMKG, Ditjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), dan Badan Informasi Geospasial (BIG) telah merilis layanan prakiraan potensi banjir yang mencakup banjir tinggi, menengah, rendah dan aman dari kejadian banjir," tulisnya.

Tidak hanya itu, lanjut Kompasianer Faqih Ma arif, di dalamnya juga terdapat file yang dapat diunduh secara langsung dan gratis, yang berisi semua informasi tentang layanan di atas yang berlaku untuk daerah di Indonesia.

Lewat layanan tersebut, Kompasianer Faqih Ma arif tahu kalau masih ada potensi banjir dari Januari sampai Maret 2020. (Baca selengkapnya)

2. Banjir, Sampah, dan Cara Memandang Suatu Peristiwa

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN