Mohon tunggu...
Kompasiana News
Kompasiana News Mohon Tunggu... Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana: Kompasiana News

Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana. Kompasiana News digunakan untuk mempublikasikan artikel-artikel hasil kurasi, rilis resmi, serta laporan warga melalui fitur K-Report (flash news).

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan Pilihan

BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami Efek Gempa 7,0 SR di Ternate

8 Juli 2019   01:21 Diperbarui: 8 Juli 2019   01:21 0 3 0 Mohon Tunggu...
BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami Efek Gempa 7,0 SR di Ternate
Gempa bermagnitudo 7.0 mengguncang kawasan Ternate, Maluku Utara, Minggu (7/7/2019), pukul 22.08 WIB. Gempa berpotensi tsunami. (dok BMKG)

Gempa bumi berkekuatan 7,1 skala richter mengguncang Kota Ternate, Maluku Utara, Minggu (7/7/2019), pukul 22.08 WIB. Gempa juga dirasakan di beberapa daerah Halmahera Selatan dan Kabupaten Halmahera Tengah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami di wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara. Setelah gempa magnitudo 7,0 tercatat ada 8 gempa susulan yang terekam BMKG dengan magnitudo 3,5 sampai 4,9.

Menurut laporan Kompas.com, warga spontan berlarian keluar rumah untuk mengantisipasi gempa susulan.

"Takut, cukup kuat. Keluar rumah cuma jaga-jaga karena sangat terasa," kata Indra, salah satu warga Ternate.

Beberapa unggahan foto dan video di media sosial pun menunjukkan kepanikan warga yang berbondong-bondong untuk mengamankan diri. 

Namun dua jam setelah kejadian, tepatnya Senin dini hari (08/07) pukul 00.09 WIB, BMKG mencabut peringatan dini tsunami tersebut. Belum ada laporan kerusakan maupun informasi mengenai korban jiwa.