Kompasiana News
Kompasiana News

Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana. Kompasiana News digunakan untuk mempublikasikan artikel-artikel hasil kurasi, rilis resmi, serta laporan warga melalui fitur K-Report (flash news).

Selanjutnya

Tutup

Keamanan Artikel Utama

Situasi Terkini Ledakan di Parkir Timur GBK Saat Debat Capres Kedua

17 Februari 2019   23:02 Diperbarui: 18 Februari 2019   00:53 481 6 3
Situasi Terkini Ledakan di Parkir Timur GBK Saat Debat Capres Kedua
Suara Ledakan Keras Terdengar di Area Nobar Debat Kedua Capres di Parkir Timur GBK (sumber foto: Tamita Wibisono)

Debat Kedua Calon Presiden 2019 yang diselenggarakan di Hotel Sultan pada malam ini, Minggu (17/02/2019) dihebohkan oleh suara ledakan yang terjadi di parkir Timur Parkir Timur area Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat.

Sebagaimana dikutip dari Kompas.com, suara ledakan itu terjadi pada pukul 20.15 WIB. Lokasi ledakan berada di antara tempat berkumpulnya para pendukung kedua pasangan calon presiden. Pendukung paslon nomor urut 01 berada di Parkir Timur sisi utara sedangkan nobar pendukung paslon nomor urut 02 berada di Parkir Timur sisi selatan.

Suara Ledakan Keras Terdengar di Area Nobar Debat Kedua Capres di Parkir Timur GBK (sumber foto: Tamita Wibisono)
Suara Ledakan Keras Terdengar di Area Nobar Debat Kedua Capres di Parkir Timur GBK (sumber foto: Tamita Wibisono)
Kompasianer Tamita Wibisono menjadi saksi atas peristiwa tersebut. Ia bersama para pendukung yang berada di lokasi sontak terkejut dan menyeruak mendekati sumber suara ledakan.

"Beberapa menit setelah debat pilpres dimulai. Tidak lama setelah moderator debat memanggil kedua capres. Saya yang baru tiba di lokasi nobar Debat Capres parkir Timur Senayan dikejutkan dengan bunyi dentuman yang cukup keras," Kata Kompasianer Tamita Wibisono yang terhubung lewat Whatsapp K-Report.

Jarak ledakan berada di radius 500 meter dari dirinya menonton debat capres 2019.

Sesaat terjadi ledakan, Aparat terlihat sigap bertindak dan menghalau kedua pendukung paslon agar tidak mendekati sumber ledakan untuk melakukan olah TKP.

"Aparat sigap meminta relawan tidak mendekat dan melakukan olah TKP. Saya yang berada ditengah-tengah awak media mereka-reka apakah bunyi dentuman itu adalah ledakan bom," Ujarnya.

Suara Ledakan Keras Terdengar di Area Nobar Debat Kedua Capres di Parkir Timur GBK (sumber foto: Tamita Wibisono)
Suara Ledakan Keras Terdengar di Area Nobar Debat Kedua Capres di Parkir Timur GBK (sumber foto: Tamita Wibisono)
Kurang lebih 1 jam setelah ledakan, Kapolda Metro Jaya melakukan konferensi pers yang berada tidak jauh dari lokasi ledakan dan memastikan bahwa ledakan tersebut bukanlah berasal dari bahan peledak yang membahayakan. Hanya sebatang pohon yang bagian bawahnya terkelupas dan tanah di sekitarnya berlubang.

"Nampak juga serpihan kaca yang tidak diketahui sumbernya," Tambahnya.

Suara Ledakan Keras Terdengar di Area Nobar Debat Kedua Capres di Parkir Timur GBK (sumber foto: Tamita Wibisono)
Suara Ledakan Keras Terdengar di Area Nobar Debat Kedua Capres di Parkir Timur GBK (sumber foto: Tamita Wibisono)
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Aparat kemanan memastikan kondisi aman. Ruas jalan di dalam parkir Timur Senayan yang sempat ditutup sudah dibuka kembali. Beruntung kedua pendukung paslon tidak terprovokasi meski tetap waspada dan berhati-hati.

Sampai debat selesai tidak ada peristiwa susulan. Tamita Wibisono merasakan, kehadiran aparat menjamin keamanan di lokasi tersebut.

Link Video

Baca Juga: Inilah Reaksi dan Tanggapan Kompasianer dari RUU Permusikan hingga Puisi "Doa yang Tertukar" 

------------------------------------

Bagi Anda yang memiliki kabar/berita penting untuk segera ditayangkan, kirim foto beserta deskripsi berita Anda melalui layanan K-Report dengan format :

  • NAMA PELAPOR
  • TEMPAT  PERISTIWA
  • WAKTU PERISTIWA
  • KONTEN LAPORAN; TEKS/FOTO/VIDEO
  • Kirimkan ke Whatsapp kami di nomor: 0813-8184-9362

Kami hanya menerima laporan peristiwa yang memiliki urgensi untuk segera ditayangkan dan nomor ini tidak menerima panggilan telepon, hanya khusus jalur Whatsapp. Di luar laporan seperti itu, Anda dapat membuat konten komprehensif melalui akun personal di Kompasiana.