Kompasiana News
Kompasiana News

Akun ini merupakan resmi milik Kompasiana. Kompasiana News digunakan untuk mempublikasikan artikel-artikel hasil kurasi, rilis resmi, serta laporan warga melalui fitur K-Report (flash news).

Selanjutnya

Tutup

Tekno Artikel Utama

Resmi Masuk Indonesia, Samsung Galaxy S9 Andalkan Lensa "Dual Aperture"

11 Maret 2018   19:22 Diperbarui: 11 Maret 2018   20:33 1214 6 3
Resmi Masuk Indonesia, Samsung Galaxy S9 Andalkan Lensa "Dual Aperture"
Samsung Galaxy S9 (Kompasiana/Lastboy Tahara Sinaga)

Samsung Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus akhirnya resmi hadir di Indonesia lewat  acara peluncuran yang digelar di Lotte Shopping Avenue, Jakarta, Jumat (9/3/2018). Duo smartphone ini menjadi yang pertama menggunakan lensa dual aperture. Fitur ini memungkinkan kamera dapat menangkap cahaya layaknya mata manusia.

"Terinsipirasi  dari kerjanya mata, kita inovasi. Dan pertama kali di handphone kita  ada dua aperture di (Samsung Galaxy) S9," ujar GM Marketing Director  Samsung Electronics Indonesia, Jo Semidang di panggung acara.

Kiri ke kanan: Head of Product IM Samsung Electronics Indonesia Denny Galant, President Samsung Electronics Indonesia Jae Hoon Kwon, dan IM Marketing Director Samsung Electronics Indonesia Jo Semidang dalam acara peluncuran Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus di Lotte Shopping Avenue, Jakarta, Jumat (9/3/2018) (Kompasiana/Lastboy Tahara Sinaga)
Kiri ke kanan: Head of Product IM Samsung Electronics Indonesia Denny Galant, President Samsung Electronics Indonesia Jae Hoon Kwon, dan IM Marketing Director Samsung Electronics Indonesia Jo Semidang dalam acara peluncuran Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus di Lotte Shopping Avenue, Jakarta, Jumat (9/3/2018) (Kompasiana/Lastboy Tahara Sinaga)
Lensa dual aperture Samsung Galaxy S9 dan Galaxy S9 menggunakan bukaan rana f/1.5 dan  f/2.4. Bekerja layaknya mata manusia, lensa dapat menangkap cahaya  secara otomatis. Dengan ini pengguna tak perlu lagi melakukan pengaturan  kamera bila cahaya di sekeliling objek mengalami perubahan.

Saat kondisi minim cahaya misalnya, kamera akan secara otomatis menangkap cahaya lebih banyak dengan aperture f/1.5. Sehingga hasil foto dapat lebih terang dan jernih. Begitu juga  sebaliknya, saat kamera digunakan dalam kondisi terlalu terang, lensa  kamera akan menyesuaikan secara otomatis untuk mengurangi cahaya masuk  dengan aperture f/2.4 sehingga hasil foto tetap tajam.

Selain kemampuan mengatur cahaya secara otomatis, lensa kamera Samsung Galaxy S9 dan 9+ juga dapat melakukan super slow-mo 960 frame per second (fps).  Dengan ini kamera dapat menangkap objek 0,2 detik dan memainkannya  dalam waktu sekitar 6 detik. Hasilnya gerakan dalam video akan tampak  lebih lambat dan epik.

Kemampuan slow-motion pada kamera juga dilengkapi fitur Motion Detection otomatis yang dapat mendeteksi gerakan objek. Cukup bidik dan tangkap,  teknologi ini langsung menangkap gerakan tercepat untuk dijadikan gerak  lambat. Supaya lebih memukau, pengguna juga dapat menambahkan musik  favorit sebagai latar belakang video slow-mo.

Resmi hadir di Indonesia, Samsung Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus tersedia dalam tiga pilihan warna Midnight Black, Coral Blue, dan Lilac Purple.  Untuk ketersediannya di Indonesia, Samsung telah membuka sesi pre-order  Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus pada 27 Februari hingga 5 Maret lalu.  Sedangkan penjualan perdana langsung akan dimulai pada 16-18 Maret 2018  di Jakarta Medan, dan Surabaya.

(Lbt)