Mohon tunggu...
Kompasiana
Kompasiana Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Akun Resmi

Akun resmi untuk informasi, pengumuman, dan segala hal terkait Kompasiana. Email: kompasiana@kompasiana.com

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Artikel Utama

Waspada Omicron, Ketatkan Kembali Prokes

2 Desember 2021   11:06 Diperbarui: 3 Desember 2021   06:00 989 22 3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Diolah Kompasiana dari Envato Elements

Kita boleh saja sedikit berlega hati: Kasus harian Covid-19 belakangan mulai menurun. Tetapi, gelombang ke-3 bisa melalui varian Omicron bisa datang kapan saja.

Epidemiologi dari dari Griffifth University Australia, Dicky Budiman, dikutip dari Kompas.com mengatakan, kemungkinan gelombang tiga pandemi Covid-19 itu memang bisa saja terjadi.

Di Arab Saudi kasus pertama sudah ditemukan baru-baru ini. Sementara di Jerman pemerintah mereka melalui Kanselir dan Mahkamah Konstitusinya sudah memberikan lampu hijau untuk melakukan "rem darurat", terutama untuk sektor esensial seperti pusat perbelanjaan juga wisata, dan sekolah.

Pemerintah RI tentu tidak ingin kecolongan untuk kedua kalinya. Pembatasan pergerakan sosial telah disiapkan untuk mengantisipasi, terutama pada libur nataru. Mengingat, penularan varian Omicron yang bisa mencapai 500 persen lebih menular.

Kompasianer, belajar dari pengalaman sebelumnya apa yang akan kamu lakukan andai gelombang tiga ini kembali terjadi?

Lalu, sudahkah kamu mengedukasi lingkungan sekitar terkait antisipasi bila gelombang tiga terjadi menerpa? Bagaimana dengan rencana liburan akhir tahun? Adakah yang lantas membatalkannya dalam rangka memproteksi diri dan keluarga?

Yuk, kembali suarakan pentingnya protokol kesehatan kepada pembaca agar kita dapat terhindar dari pandemi satu ini di Kompasiana dengan menyematkan label Varian Omicron pada tiap konten yang kamu buat.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Kesehatan Selengkapnya
Lihat Kesehatan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan